BerandaBerandaBMKG Deteksi 242 Titik Panas di NTB, Sejumlah Wilayah di Pulau Sumbawa...

BMKG Deteksi 242 Titik Panas di NTB, Sejumlah Wilayah di Pulau Sumbawa Dominasi Status “Zona Merah”

Praya (globalfmlombok.com) —

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid meluncurkan pembaruan Sistem Peringatan Kebakaran Hutan dan Lahan (Spartan) untuk wilayah Nusa Tenggara Barat per Rabu (23/9/2026). Berdasarkan pemantauan satelit, terdeteksi sebanyak 242 titik panas (hotspot) yang tersebar di wilayah NTB.

Hasil analisis peta tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah NTB, khususnya kawasan Pulau Sumbawa seperti Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima, mendominasi status zona merah atau “sangat mudah terbakar”. Status ini mengindikasikan kondisi alang-alang serta dedaunan yang menutup lantai hutan berada dalam kondisi sangat kering.

Sementara itu, untuk pulau Lombok, potensi kemudahan terbakar berada pada kategori menengah hingga tinggi yang ditandai dengan warna kuning hingga merah.

Kondisi cuaca di NTB saat ini didukung oleh pergerakan angin yang umumnya bertiup dari arah Timur ke Selatan dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 35 km/jam. Selain itu, suhu udara tercatat berada pada kisaran 21 hingga 35 derajat Celsius.

Mengingat kondisi vegetasi yang sangat kering serta hembusan angin yang cukup kencang, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas pembakaran lahan atau membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.(ris)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI