BerandaBerandaSektor Pariwisata Sumbang 21,5 Persen PDRB NTB, BI Catat Serapan Tenaga Kerja...

Sektor Pariwisata Sumbang 21,5 Persen PDRB NTB, BI Catat Serapan Tenaga Kerja Tumbuh Signifikan

Mataram (globalfmlombok.com)-

Sektor pariwisata terus mengukuhkan perannya sebagai salah satu mesin penggerak perekonomian di NTB. Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan NTB mencatat, sektor ini berkontribusi sebesar 21,5 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) NTB, yang ditopang oleh Lapangan Usaha (LU) Perdagangan, LU Transportasi, serta LU Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin).

Kepala Kantor Perwakilan BI NTB Hario K. Pamungkas menjelaskan, kontribusi terbesar datang dari sektor perdagangan yang menyumbang 13,9 persen terhadap PDRB, disusul transportasi sebesar 5,8 persen, dan akmamin sebesar 1,8 persen. Positifnya kinerja pariwisata ini turut mendorong penyerapan tenaga kerja di NTB.

“Secara keseluruhan terdapat pertumbuhan tenaga kerja dari sektor pariwisata sebesar 35 persen, di mana sebanyak 28 persen pekerja di NTB menggantungkan hidupnya pada sektor ini,” ujar Hario K. Pamungkas dalam kegiatan Bincang Bareng Media bersama Forum Wartawan Ekonomi dan Bisnis (FWE) NTB di Mataram, Rabu (2/9/2026).

Berdasarkan data distribusi tenaga kerja per Mei 2026, pertumbuhan secara tahunan (year-on-year) pada sektor penunjang pariwisata mencatatkan angka positif. Sektor akmamin tumbuh signifikan sebesar 19,72 persen, sektor perdagangan melonjak 9,67 persen, dan sektor pengangkutan (transportasi) tumbuh 5,27 persen.

Dari sisi tingkat kunjungan wisatawan, tren peningkatan arus pelancong domestik maupun mancanegara terus menunjukkan pertumbuhan positif. Sepanjang tahun 2025, total kunjungan wisatawan ke NTB menembus angka 14.848.407 orang—terdiri dari 14.753.732 wisatawan nusantara (wisnus) dan 94.675 wisatawan mancanegara (wisman)—atau tumbuh 7,83 persen dibandingkan tahun 2024.

Memasuki tahun 2026, akumulasi kunjungan wisatawan hingga bulan Juni telah mencapai 8.887.567 orang. Capaian tersebut tumbuh sebesar 5,34 persen secara year-on-year (yoy). Kota Mataram mencatatkan tingkat kunjungan tertinggi sebesar 2.178.868 orang, disusul Kabupaten Lombok Barat sebanyak 1.845.777 orang, Lombok Timur sebanyak 1.390.311 orang, dan Lombok Tengah sebesar 1.292.260 orang.

Hario menambahkan, daya tarik Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika melalui penyelenggaraan ajang sport tourism internasional seperti MotoGP menjadi salah satu magnet utama peningkatan kunjungan tersebut.

“Potensi wisata di Mandalika terus berkembang pesat dengan konsep sport tourism, khususnya gelaran event internasional MotoGP yang berhasil menjadi daya tarik utama arus kunjungan wisatawan ke daerah,” kata Hario.(ris)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI