Praya (globalfmlombok.com) – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus melengkapi kawasan The Mandalika dengan berbagai fasilitas olahraga. Terbaru, ITDC mulai mengoperasikan pusat olahraga Sade Sosial Spade di wilayah barat kawasan The Mandalika. Area yang bersebelahan langsung dengan Bazar Mandalika tersebut memiliki tiga lapangan Padel serta satu lapangan basket.
Wakil Menteri Pemuda dan Olahrana (Wamenpora) Taufik Hidayat serta Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Enik Ermawati berkesempatan menjajal fasilitas olahraga pada hari pertama dibuka pada Sabtu (11/7) dan Minggu (12/7). Kehadiran pusat olahraga Sade Social Space tersebut kian menambah lengkap fasilitas olahraga di kawasan The Mandalika.
“Selama ini kawasan The Mandalika lebih dikenal karena Sirkuit Mandalikanya. Tapi dengan kehadiran Sade Sosial Space ini pilihan fasilitas olahraga yang bisa diakses oleh masyarakat sekarang lebih beragam,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar, Sabtu (11/7) pagi.
Ia menegaskan, pembangunan fasilitas pusat olahraga tersebut sebagai wujud komitmen ITDC dalam mengembangkan kawasan The Mandalika. Selain sebagai destinasi wisata dan budaya, sekaligus menjadi pusat aktivitas olahraga di daerah ini. Yang tidak hanya bisa berkontribusi dalam mendukung pengembangan pariwisata, tetapi pengembangan olahraga rekreasi hingga olahraga prestasi.
Fajar menambahkan, pembangunan fasilitas olahraga di kawasan The Mandalika dipastikan tidak akan berhenti sampai di sini. Masih ada beberapa fasilitas olahraga yang ke depannya akan dibangun. Dengan fokus pembangunan di wilayah barat kawasan The Mandalika. “Kenapa di wilayah barat? Karena kita ingin menjadikan wilayah barat sebagai pusat keramaian di kawasan The Mandalika,” imbuhnya.
Di wilayah barat saat ini sudah banyak berdiri berbagai akomodasi pariwisata. Seperti hotel, restoran dan pusat aktivitas lainnya. Maka dengan hadirnya berbagai fasilitas olahraga maka wilayah barat kawasan The Mandalika akan semakin ramai. “Jadi orang nantinya ketika ke kawasan The Mandalika tidak hanya berwisata. Tetapi juga bisa berolahraga,” tandasnya.
Di tempat yang sama Wamenpora Taufik Hidayat mengapreasi langkah ITDC dengan menyediakan fasilitas olahraga bagi masyarakat dan wisatawan tersebut. Langkah itu diyakininya akan memberi dampak positif bagi kawasan The Mandalika. Di mana kawasan The Mandalika yang saat ini sudah begitu dikenal dunia dengan keberadaan Sirkuit Mandalikanya, akan semakin dikenal dengan kehadiran fasilitas-fasilitas olahraga lainnya selain olahraga otomitif.
Mantan juara dunia bulu tangkis ini pun berharap fasilitas-fasilitas olahraga yang lebih merakyat lainnya bisa dibangun juga di kawasan The Mandalika. Seperti lapangan bulu tangkis dan olahraga lainnya. Sehingga kawasan The Mandalika bisa berkontribusi besar dalam membangun dan membangkitkan budaya berolahraga masyarakat di daerah ini.
Hal senada juga disampaikan Wamenpar Ni Luh Enik Ermawati saat meninjau fasilits Sade Sosial Space pada Minggu (12/7) pagi. Menurutnya, kehadiran fasilitas olahraga tersebut menjadi salah satu bentuk inovasi yang kedepan diharapkan bisa terus dikembangkan. Dengan hadirnya berbagai fasilitas olahraga lainya. Karena di era sekarang ini, olahraga juga tidak bisa lepas dari pariwisata.
Tidak kalah penting fasilitas olahraga yang dibangun tersebut haruslah bisa dijangkau oleh semua elemen masyarakat. Jangan hanya menyasar masyarakat kelas atas saja. Tetapi masyarakat menengah ke bawah juga harus bisa difasilitasi. Sehingga kawasan The Mandalika benar-benar menjadi kawasan yang inklusif. Bukan kawasan yang ekslusif.
“Kawasan The Mandalika harus menjadi kawasan yang inklusif. Bisa diakses oleh semua elemen masyarakat,” tegas Ni Luh. (kir)


