Mataram (globalfmlombok.com)-
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf meninjau langsung pelayanan ibadah haji di Asrama Haji NTB Embarkasi Lombok, Jumat (8/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh proses pelayanan bagi calon jemaah haji berjalan sesuai standar, mulai dari kesiapan petugas, layanan kesehatan, hingga konsumsi jemaah. Gus Irfan menilai pelayanan yang diberikan kepada calon jemaah di embarkasi Lombok telah berjalan baik sesuai rencana.
“Alhamdulillah saya bersama Bu Wagub NTB melihat situasi, kondisi, dan semua pelayanan berjalan dengan baik sesuai rencana kita. Walaupun ada satu dua kendala di lapangan, tetapi bisa diatasi,” ujar Irfan kepada wartawan di Asrama Haji.
Ia juga menaruh perhatian terhadap pemeriksaan kesehatan calon jemaah. Menurut dia, tim kesehatan harus tetap ketat dalam menentukan kelayakan jemaah untuk diberangkatkan ke Tanah Suci demi menjaga keselamatan selama menjalankan ibadah haji.
“Kita mendukung teman-teman kesehatan yang sangat ketat memastikan kelayakan calon jemaah untuk terbang atau tidak. Kalau memang tidak layak terbang, saya mendukung keputusan tenaga kesehatan karena mereka yang paling tahu situasinya,” kata dia.
Dalam kunjungan itu, Irfan turut menemui sejumlah jemaah lanjut usia yang masih berada di asrama haji. Ia berbincang dengan para jemaah sambil memberikan semangat menjelang keberangkatan ke Arab Saudi.
Selain meninjau fasilitas dan pelayanan, Irfan juga mengecek konsumsi yang disiapkan bagi jemaah. Ia mencicipi sejumlah menu makanan yang disediakan dapur embarkasi, mulai dari makanan ringan hingga lauk pauk.
Salah satu menu yang menarik perhatian Irfan adalah sambal udang yang disajikan untuk jemaah. Setelah mencicipinya, ia menilai sambal tersebut cukup pedas.
“Ini pedas ya, apa tidak apa-apa bagi jemaah,” ujarnya sambil tersenyum kepada petugas konsumsi.
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) NTB Lalu Muhamad Amin dalam keteranganya kepada awak media mengatakan penekanan oleh Menteri haji menjadi instruksi yang harus dijalankan oleh daerah termasuk NTB.
“Dari pemantauan beliau yang menjadi penekanan adalah supaya diperhatikan terkait istitha’ah (kelayakan jamaah dalam melakukan ibadah haji),” katanya.
Lalu Amin juga menyampaikan selain istitha’ah jamaah Menteri Haji juga sangat mengapresiasi kinerja tim kesehatan dalam memberikan keputusan terhadap kelaikan jamaah melakukan penerbangan ke tanah suci.
“Beliau juga sangat mendukung skrining kesehatan yang dilakukan tim Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) dalam menetapkan jamaah laik terbang atau tidaknya,” terangnya.(ris/r)


