BerandaBerandaDana Haji Rp180 Triliun, BPKH Pastikan Likuiditas Aman dan Terjaga Sesuai Prinsip...

Dana Haji Rp180 Triliun, BPKH Pastikan Likuiditas Aman dan Terjaga Sesuai Prinsip Syariah

Mataram (globalfmlombok.com)

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memastikan dana haji yang dikelola berada dalam kondisi aman dengan tingkat likuiditas tinggi. Hingga Mei 2026, total dana kelolaan BPKH tercatat mencapai Rp180 triliun dan ditempatkan pada berbagai instrumen investasi berbasis syariah dengan risiko terukur.

Hal tersebut disampaikan Anggota Badan Pelaksana BPKH, Arief Mufraini, dalam kegiatan BPKH Connect yang digelar di Mataram, Selasa (5/5/2026).

Menurut Arief, strategi pengelolaan dana difokuskan pada aspek keamanan dan ketersediaan likuiditas untuk menjamin kebutuhan penyelenggaraan ibadah haji.

“BPKH wajib menjaga aset likuid minimal dua kali dari total kebutuhan penyelenggaraan ibadah haji. Dengan demikian, berapa pun dana yang dibutuhkan untuk keberangkatan jemaah, posisinya selalu siap,” ujar Arief.

Ia menegaskan, dana setoran pokok jemaah tetap utuh dan tidak digunakan. Sementara hasil pengelolaan investasi atau nilai manfaat dimanfaatkan untuk menopang biaya operasional haji agar tetap terjangkau.

Nilai manfaat tersebut disalurkan melalui beberapa skema, di antaranya subsidi biaya haji untuk menekan beban jemaah, tambahan saldo melalui rekening virtual bagi calon jemaah dalam masa tunggu, serta penyediaan uang saku (living cost) bagi jemaah yang berangkat ke Tanah Suci.

Selain itu, BPKH juga terus mendorong transparansi melalui digitalisasi layanan. Melalui aplikasi BPKH, jemaah dapat memantau langsung kondisi keuangan mereka, termasuk nilai manfaat dan posisi antrean secara real-time.

“Kami ingin menghapus keraguan publik. Setiap jemaah kini memiliki akses langsung terhadap hak keuangan mereka secara transparan,” kata Arief.

Kegiatan BPKH Connect di Mataram menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan haji di daerah. BPKH juga menggandeng media massa sebagai mitra strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus menangkal disinformasi terkait pengelolaan dana haji.

Dengan penguatan investasi pada instrumen seperti sukuk dan perbankan syariah, BPKH optimistis pengelolaan dana haji dapat terus memberikan manfaat bagi keberlanjutan ekosistem perhajian nasional.(ris/r)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI