Mataram (globalfmlombok.com) —
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi NTB memastikan akomodasi jamaah haji asal NTB di Kota Madinah dan Mekkah berada dalam jarak relatif dekat dari Masjidil Haram, yakni sekitar 1,7 kilometer hingga 2 kilometer.
Kepala Bidang Fasilitasi Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Kemenhaj NTB, Ali Sahbana, mengatakan hal tersebut dalam jumpa pers di Asrama Haji Embarkasi Lombok, Kamis (23/4/2026).
“Akomodasi jamaah kita dari NTB rata-rata dekat, sekitar 1,7 hingga 2 kilometer (dari Masjidil Haram-red) . Tidak terlalu jauh. Jika dibandingkan sebelumnya, jaraknya bisa mencapai 4 hingga 5 kilometer,” ujar Ali.
Ia menambahkan, pemerintah juga telah menjamin ketersediaan transportasi bagi jamaah untuk menunjang mobilitas dari hotel menuju Masjidil Haram. Sementara itu, untuk akomodasi di Madinah, seluruh jamaah disebut menempati hotel dengan jarak yang lebih dekat, dengan waktu tempuh hanya beberapa menit.
Dalam kesempatan tersebut, Ali juga menyampaikan kondisi terkini jamaah yang telah lebih dahulu tiba di Arab Saudi. Jamaah yang tergabung dalam Kloter 1 dan Kloter 2 dilaporkan dalam keadaan sehat.
Sementara itu, sebanyak 393 calon jamaah haji (CJH) yang tergabung dalam Kloter LOP 3 Embarkasi Lombok asal Kabupaten Lombok Barat dijadwalkan berangkat menuju Madinah dari bandara Lombok pada Jumat (24/4/2026) pukul 14.05 WITA dengan nomor penerbangan GIA 5103.
Berdasarkan data, jumlah jamaah dalam kloter tersebut terdiri dari 393 orang, dengan rincian 95 orang lanjut usia (lansia) berusia 65 tahun ke atas dan 298 orang non-lansia. Dari sisi jenis kelamin, terdapat 194 jamaah perempuan dan 199 jamaah laki-laki.
Untuk mendukung kelancaran ibadah, Kloter LOP 3 juga didampingi enam petugas, yakni satu Tim Pembimbing Haji Indonesia (TPHI), satu Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), satu dokter, satu tenaga paramedis, serta dua Petugas Haji Daerah (PHD).(ris)


