BerandaPemerintahanLombok UtaraPertamina Siapkan Empat SPBU, DPRD KLU Desak Percepatan Pengambilalihan Sementara

Pertamina Siapkan Empat SPBU, DPRD KLU Desak Percepatan Pengambilalihan Sementara

Tanjung (globalfmlombok.com)PT Pertamina Patra Niaga melakukan langkah mitigasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) pascaeksekusi tiga unit SPBU di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Upaya ini dilakukan untuk mencegah potensi kelangkaan BBM di tengah masyarakat.

Area Manager Comm, Relation & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya telah menyiapkan empat SPBU terdekat sebagai alternatif layanan. Namun, dua di antaranya berada di luar wilayah KLU.

“Dalam rangka kelancaran penyaluran BBM, terdapat empat SPBU terdekat yang disiapkan sebagai alternatif layanan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/4/2026).

Empat SPBU tersebut masing-masing SPBU 54.833.10, SPBU 54.833.16, SPBU 54.833.14, dan SPBU 54.833.05. Dari jumlah itu, dua SPBU berada di Lombok Utara, yakni di wilayah Pemenang dan Gangga. Sementara dua lainnya beroperasi di Kabupaten Lombok Barat, termasuk di kawasan Gunungsari.

Selain itu, Pertamina juga tengah mengupayakan pengambilalihan sementara operasional tiga SPBU yang telah dieksekusi dan saat ini masih dalam proses hukum. Langkah tersebut ditempuh agar pelayanan energi kepada masyarakat tetap berjalan.

“Upaya mitigasi alih pengelolaan SPBU sebagai solusi sementara selama proses hukum berlangsung,” katanya.

Diketahui, tiga SPBU yang dieksekusi masih ditutup hingga adanya persetujuan pengambilalihan sementara oleh Pengadilan Negeri Mataram.

Terpisah, Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Lombok Utara, M. Indra Darmaji Asmar, menilai langkah mitigasi tersebut belum efektif untuk jangka pendek. Pasalnya, sebagian SPBU yang disiapkan berada di luar wilayah KLU sehingga tidak sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat setempat.

“Kami apresiasi langkah Pertamina, tetapi ini belum efektif karena dua dari empat SPBU berada di luar KLU,” ujarnya.

Pihaknya pun mendesak Pertamina untuk segera mengambil alih sementara operasional tiga SPBU yang ditutup. Menurutnya, keterbatasan layanan BBM berpotensi menghambat aktivitas masyarakat dan berbagai sektor ekonomi di daerah tersebut.

Selain itu, DPRD KLU juga mendorong agar proses lelang pengelolaan SPBU ke depan dapat meningkatkan kualitas layanan, termasuk menghadirkan konsep SPBU ramah lingkungan atau Green Energy Station.

“Harapan kami, ada peningkatan standar pelayanan ke depan,” tandasnya. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Lelang Tiga SPBU, DPRD KLU Soroti Isu Monopoli Izin

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI