Mataram (globalfmlombok.com) – Ketua Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) Lembar, Firman Dandy, memastikan kesiapan armada kapal penyeberangan di Pelabuhan Lembar menjelang angkutan Lebaran dan Hari Raya Nyepi tahun ini. Ia menegaskan jumlah kapal yang tersedia sudah ideal dan seimbang antara kebutuhan penumpang dan kapasitas angkut.
Menurut Firman, penambahan kapal justru berpotensi menimbulkan persoalan baru karena bisa mengganggu keseimbangan supply dan demand.
“Jumlah kapal yang ada sekarang sudah ideal. Kalau ditambah justru bisa mengganggu, karena supply-nya bisa lebih besar dari demand. Itu tidak sehat bagi dunia usaha,” ujarnya.
Saat ini, tercatat ada 26 kapal yang mengantongi izin operasi di lintasan penyeberangan. Dari jumlah tersebut, sekitar 21 kapal dalam kondisi operasional, sementara sisanya tengah menjalani docking dan perawatan rutin. Menurut Firman, kapal yang sedang docking disiapkan agar saat puncak angkutan Lebaran semuanya dapat beroperasi, sehingga tidak terjadi kekurangan kapal.
Proses pemeriksaan kelaiklautan kapal atau ramp check telah dimulai, baik di Pelabuhan Padangbai maupun Pelabuhan Lembar. Pemeriksaan ini dilakukan otoritas pelabuhan bersama pihak terkait untuk memastikan seluruh kapal siap melayani penumpang secara aman dan nyaman.
Ramp check mencakup aspek nautika, teknis, kelistrikan, alat keselamatan, navigasi, kelengkapan dokumen, hingga kompetensi dan kesehatan kru kapal.
Selain lintasan Lembar–Padangbai, persiapan serupa dilakukan pada lintasan Lombok–Jawa Timur. Kapal-kapal yang beroperasi dari Pelabuhan Gili Mas telah menjalani ramp check dan dinyatakan layak laut.
Firman juga memprediksi adanya pergeseran pola mudik tahun ini karena Hari Raya Nyepi yang jatuh sehari sebelum Lebaran. Pergeseran ini diperkirakan membuat pergerakan penumpang terjadi lebih awal, baik dari Lombok ke Bali maupun sebaliknya.
Terkait kebijakan pemerintah, Firman menyebut saat ini masih dibahas kemungkinan pemberian stimulus angkutan Lebaran, seperti potongan tarif atau program mudik gratis.
Untuk mengantisipasi penumpukan penumpang, Gapasdap Lembar telah melakukan sosialisasi lebih awal melalui informasi jadwal dan tarif penyeberangan kepada masyarakat.
“Kami sudah menginformasikan ke masyarakat agar perjalanan bisa direncanakan lebih awal. Harapannya, tidak terjadi penumpukan penumpang di puncak arus mudik,” kata Firman. (*)
Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Kapal Penyeberangan di Lembar Mulai Persiapkan Angkutan Nyepi dan Lebaran “


