BerandaBerandaSungai Jangkuk Meluap Dini Hari, Tujuh KK Warga Pejeruk Terdampak

Sungai Jangkuk Meluap Dini Hari, Tujuh KK Warga Pejeruk Terdampak

Mataram (globalfmlombok.com) – Debit air Sungai Jangkuk yang meningkat akibat curah hujan tinggi menyebabkan sungai tersebut meluap dan merendam permukiman warga di Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Rabu (21/1/2026) dini hari. Akibat kejadian itu, sedikitnya tujuh kepala keluarga (KK) terdampak.

Luapan air Sungai Jangkuk menggenangi dua lingkungan, yakni Lingkungan Kebon Jeruk dan Lingkungan Pejeruk Abian. Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.10 Wita dengan ketinggian air diperkirakan mencapai 30 sentimeter atau setara di bawah lutut orang dewasa.

Lurah Pejeruk, Lalu Bagus Afriady, mengatakan meluapnya Sungai Jangkuk dipicu tingginya debit air akibat hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur wilayah hulu. Meski demikian, genangan air tidak berlangsung lama karena air mulai surut sekitar pukul 06.00 Wita.
“Di Lingkungan Kebon Jeruk ada lima KK terdampak, sedangkan di Lingkungan Pejeruk Abian dua KK. Air sempat masuk ke rumah warga, namun cepat surut,” ujarnya, Rabu.

Ia menjelaskan, dari tujuh KK yang terdampak, empat KK mengalami dampak cukup parah karena air merendam tempat tidur dan sejumlah perabot rumah tangga. Ketinggian air di dalam rumah warga mencapai sekitar 30 sentimeter.

Menurut Bagus, luapan air di wilayah tersebut bukan disebabkan kondisi permukiman yang berada di dataran rendah, melainkan karena posisi Sungai Jangkuk yang berada di jalur tikungan. Kondisi ini menyebabkan aliran air dari hulu mengalir lebih deras dan meluap ke area permukiman.
“Di titik tersebut sungai berbelok, sehingga debit air dari hulu cukup deras dan akhirnya meluap,” katanya.

Pasca-kejadian, pemerintah kelurahan langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Mataram untuk melaporkan kondisi warga terdampak, terutama keluarga yang mengalami kerusakan perabot rumah tangga.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan responsnya cepat. Kemungkinan bantuan yang diberikan berupa penggantian tempat tidur bagi warga terdampak,” ujarnya.

Dengan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, pihak kelurahan mengimbau warga, khususnya yang bermukim di sekitar sempadan Sungai Jangkuk, agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di sekitar aliran sungai saat hujan deras.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama ketika curah hujan tinggi dan debit sungai meningkat,” pungkas Bagus. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Debit Sungai Jangkuk Meluap, Tujuh KK di Pejeruk Terdampak “

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI