BerandaBerandaMohan Roliskana Nyatakan Siap Maju sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026–2030

Mohan Roliskana Nyatakan Siap Maju sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026–2030

Mataram (globalfmlombok.com) –  Wali Kota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2026–2030.

Keputusan tersebut diambil setelah Mohan mendapat dorongan dan dukungan dari sejumlah pengurus cabang olahraga (cabor) di NTB.

“Saya memutuskan maju di KONI NTB ini karena memang ada dukungan, saran, usulan. Saya banyak mendengar masukan dari teman-teman insan olahraga di NTB,” ujarnya saat ditemui di ruang kerja Wali Kota Mataram, Senin (28/9).

Menurut Mohan, dukungan dari berbagai cabang olahraga tersebut perlu dihargai dengan mempertimbangkan harapan dan keinginan para insan olahraga di NTB. Selain ia dinilai telah memenuhi persyaratan untuk maju berdasarkan rekam jejaknya dalam organisasi olahraga.

Mohan sebelumnya pernah memimpin KONI Kota Mataram. Pengalaman tersebut, menurut dia, menjadi salah satu modal yang mendukung kesiapannya untuk mengikuti proses pemilihan Ketua KONI NTB periode 2026–2030.

Ia menegaskan, keputusannya maju bukan semata-mata untuk menduduki posisi ketua, melainkan dilandasi cita-cita dan visi-misi untuk meningkatkan prestasi olahraga NTB. Salah satu fokusnya adalah mempersiapkan kontingen NTB menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

“Setelah merangkum begitu banyak saran, masukan, dukungan, dan harapan yang dititipkan, saya harus mempertimbangkannya. Karena itu, saya memutuskan maju menjadi Ketua KONI ini,” katanya.

Mohan juga menekankan pentingnya membangun sinergi antara KONI NTB dan Pemerintah Provinsi NTB, seluruh cabang olahraga, serta KONI kabupaten/kota. Menurutnya, keterlibatan seluruh pemangku kepentingan olahraga diperlukan untuk mendorong kemajuan olahraga di NTB.

“Pada prinsipnya, yang paling penting adalah sinergi bersama Pemerintah Provinsi, seluruh cabang olahraga, seluruh ketua KONI kabupaten/kota, serta keterlibatan semua pihak terkait dalam memajukan olahraga NTB,” ujarnya.

Sebelumnya, dua bakal calon Ketua KONI NTB periode 2026–2030, yakni Lalu Muhamad Iqbal dan Mori Hanafi, dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dinyatakan gugur karena tidak memenuhi salah satu persyaratan administratif yang ditetapkan panitia. Iqbal dinilai tidak memenuhi kriteria pengalaman kepemimpinan dalam organisasi olahraga.

Sementara itu, anggota DPR RI Mori Hanafi juga dinyatakan tidak memenuhi syarat, karena terbentur ketentuan dalam AD/ART organisasi. Mori disebut tidak memenuhi batas minimal dukungan dari KONI kabupaten/kota sebanyak 30 persen setelah adanya dukungan ganda dari sejumlah daerah, di antaranya Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan Dompu.

Setelah dukungan ganda tersebut dianulir, dukungan sah yang dimiliki anggota DPR RI tersebut disebut menyusut hingga hanya tersisa dari dua KONI kabupaten/kota. (pan)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI