Mataram (globalfmlombok.com)–
Produk kerajinan lokal NTB kembali memperkuat cengkeramannya di pasar internasional. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi NTB melepas tiga kontainer produk homedecor anyaman ketak menuju Jerman, Belgia, dan Malaysia di Halaman Gedung Bale Kita, Kawasan Islamic Center Kota Mataram, Senin (24/8/2026).
Pelepasan ekspor kelima yang dilakukan oleh PT Fatih Craft Lombok ini ditandai secara simbolis melalui pemecahan kendi oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB Sinta M. Iqbal, serta penyerahan Certificate of Origin (COO) kepada pihak eksportir.
Kepala Disperindag Provinsi NTB Lalu Wiranata menyatakan bahwa penembusan pasar Eropa dan Asia Tenggara ini mencerminkan tingginya kepercayaan global terhadap kualitas seni kriya pengrajin lokal. Kerajinan yang dikirim kali ini bernilai 27 Ribu dolar AS atau sekitar Rp500 juta.
“Capaian ekspor ke tiga negara ini menunjukkan bahwa produk kerajinan NTB memiliki standar kualitas yang mampu memenuhi ekspektasi pasar internasional,” ujar Lalu Wiranata.
Meski tren permintaan mancanegara terus melonjak, industri kerajinan di NTB masih menghadapi tantangan pada rantai pasok produksi. Ketua Dekranasda NTB Sinta M. Iqbal mengungkapkan, tingginya minat pembeli asing belum sebanding dengan kapasitas produksi di tingkat lokal.
“Permintaan pasar cukup banyak, namun jumlah pengrajin kita masih terbatas. Selain itu, sebagian besar pengrajin yang terlibat merupakan perempuan,” tutur Sinta.
Ia menambahkan, efektivitas promosi digital seperti pemanfaatan media sosial turut menjadi kunci meluasnya jangkauan pasar produk lokal ini.
Direktur PT Fatih Craft Lombok, Sapriadi, mengapresiasi dukungan sinergis dari pemerintah daerah dan instansi terkait yang memfasilitasi kemudahan tata niaga ekspor bagi pelaku UMKM.
Keberhasilan penetrasi pasar global ini turut mendapat pengawalan dari aspek legalitas. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTB I Gusti Putu Milawati menegaskan pentingnya perlindungan hukum bagi produk kriya unggulan daerah agar memiliki nilai tambah yang berkelanjutan.
“Kanwil Kemenkum NTB berkomitmen terus mendukung industri kreatif melalui layanan kekayaan intelektual. Produk unggulan NTB tidak hanya harus menembus pasar global, tetapi juga wajib memiliki perlindungan hukum yang kuat,” kata Milawati.
Agenda pelepasan ekspor ini turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Direktur Utama Bank NTB Syariah, perwakilan PT AMMAN Mineral, serta jajaran instansi vertikal pendukung ekosistem perdagangan daerah. Pengiriman tiga kontainer anyaman ketak ini mempertegas optimisme NTB sebagai salah satu sentra industri kreatif berorientasi ekspor di Indonesia.(ris)


