AMPENAN (globalfmlombok.com) – Pemerintah Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, mengungkapkan sebuah pohon beringin karet tumbang di Lingkungan Sukaraja Timur Perluasan pada Selasa (20/1/2026) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan lima unit lapak pedagang dan dua unit rumah warga mengalami kerusakan, sehingga sempat mengganggu aktivitas masyarakat setempat.
Pohon berukuran besar yang diperkirakan berusia sekitar 25 tahun itu tumbang sekitar pukul 04.30 Wita, saat kondisi lingkungan masih sepi. Beruntung, tidak ada warga yang berada di sekitar lokasi saat kejadian. Dugaan sementara, tumbangnya pohon dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Ampenan sejak malam hari.
Proses evakuasi pohon tumbang langsung dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram bersama Dinas Perhubungan, dibantu aparat kelurahan dan warga setempat. Evakuasi dimulai sejak pagi hari dengan memotong batang dan ranting pohon yang menimpa bangunan warga serta lapak pedagang, sekaligus membersihkan area agar tidak membahayakan masyarakat.
Lurah Ampenan Tengah, Budiawan, mengatakan meskipun kerusakan material cukup signifikan, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
“Pohon tumbang sekitar pukul setengah lima pagi. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan pada lima lapak dan dua rumah warga,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).
Ia menjelaskan, proses evakuasi ditargetkan rampung pada hari yang sama agar aktivitas warga, khususnya pedagang yang terdampak, dapat kembali berjalan normal.
“Kita upayakan evakuasi bisa selesai hari ini. Setelah bersih, aktivitas warga bisa kembali berjalan seperti biasa,” katanya.
Terkait kerugian materiil, Budiawan menyebutkan pihak kelurahan bersama instansi terkait masih melakukan pendataan terhadap bangunan dan lapak yang mengalami kerusakan. Data tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan lanjutan.
“Untuk kerugian belum bisa kami pastikan. Saat ini masih dalam tahap pendataan kondisi rumah dan lapak yang terdampak,” jelasnya.
Selain itu, Budiawan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah, mengingat potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Kami mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat cuaca buruk, karena potensi pohon tumbang masih ada,” pungkasnya. (*)
Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Dua Rumah Warga Terdampak “


