BerandaBerandaTampil Memukau, BI NTB Hadirkan 7 Tarian di Uang Rupiah pada Penutupan...

Tampil Memukau, BI NTB Hadirkan 7 Tarian di Uang Rupiah pada Penutupan KK-NTB 2026

Mataram (globalfmlombok.com)-

Bank Indonesia Perwakilan Nusa Tenggara Barat menghadirkan pertunjukan seni bertema Rupiah dalam malam penutupan Karya Kreatif Nusa Tenggara Barat (KK-NTB) 2026 di Lombok Epicentrum Mall, Minggu (17/5/2026) malam. Pergelaran tersebut menampilkan tujuh tarian tradisional nusantara yang selama ini tergambar di sisi belakang uang kertas Rupiah.

Pertunjukan itu sukses memukau ratusan pengunjung yang memadati atrium pusat perbelanjaan. Setiap tarian merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia sesuai pecahan uang Rupiah yang beredar.

Tarian yang ditampilkan meliputi Tari Tifa dari Papua dan Maluku pada pecahan Rp1.000, Tari Piring dari Sumatera Barat pada pecahan Rp2.000, serta Tari Gambyong dari Jawa Tengah pada pecahan Rp5.000.

Selain itu, ditampilkan pula Tari Pakarena dari Sulawesi Selatan pada pecahan Rp10.000, Tari Gong dari Kalimantan Timur pada pecahan Rp20.000, Tari Legong dari Bali pada pecahan Rp50.000, hingga Tari Topeng Betawi dari DKI Jakarta pada pecahan Rp100.000.

Penampilan teatrikal dengan koreografi yang anggun membuat pengunjung terpukau. Pergelaran tersebut dibawakan para penari dari Sanggar Adeva Devayoni binaan Oscar, yang seluruhnya merupakan putra-putri NTB.

Selain menjadi hiburan, pertunjukan itu juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi “Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah” kepada masyarakat. Melalui pendekatan seni budaya, BI NTB berupaya menanamkan pemahaman mengenai identitas nasional yang melekat pada mata uang Republik Indonesia.

Penutupan KK-NTB 2026 sekaligus menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari di Atrium Lombok Epicentrum Mall, Kota Mataram. Pameran UMKM yang digelar BI bersama Pemerintah Provinsi NTB tersebut mencatat sejumlah capaian positif.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTB Hario K Pamungkas mengatakan, selama penyelenggaraan acara, omzet penjualan pelaku UMKM mencapai Rp645,9 juta atau meningkat 64,67 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, komitmen kredit dan pembiayaan perbankan bagi UMKM tercatat mencapai Rp20,55 miliar.

Rangkaian kegiatan KKNTB 2026 juga dimeriahkan dengan bazar kuliner Sasambo, peragaan busana, pameran kopi lokal melalui Lombok Coffee Hub, hingga berbagai pertunjukan seni dan edukasi Rupiah.

Melalui kegiatan tersebut, BI NTB berharap produk UMKM lokal semakin dikenal luas sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya dan Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.(ris)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


[td_block_social_counter manual_count_facebook="16985" manual_count_twitter="2458" youtube="#" style="style3 td-social-colored" f_counters_font_family="450" f_network_font_family="450" f_network_font_weight="700" f_btn_font_family="450" f_btn_font_weight="700" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjMwIiwiZGlzcGxheSI6IiJ9fQ==" tiktok="#" manual_count_tiktok="2018" manual_count_instagram="1170" facebook="#" twitter="#" instagram="#" manual_count_youtube="3005"]
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI