BerandaBerandaNTB Ekspor Perdana Tas Ketak ke Prancis di Tengah Ketidakpastian Global

NTB Ekspor Perdana Tas Ketak ke Prancis di Tengah Ketidakpastian Global

Praya (globalfmlombok.com) – Produk kerajinan khas Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menembus pasar internasional. Koperasi Muara Kreatif Lombok (MKL) melepas ekspor perdana tas ketak ke Prancis dengan total pengiriman sebanyak 11.030 unit senilai sekitar Rp700 juta.

Pelepasan ekspor dilakukan pada Jumat (6/3/2026) di halaman kantor Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung di tengah situasi geopolitik global yang memanas akibat ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Acara pelepasan ekspor dihadiri perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB, Dinas Koperasi dan UMKM Lombok Tengah, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lombok Tengah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTB, Irnadi melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri, Dr. Ariyanti Dwiyani mengatakan, ekspor ini menjadi bukti bahwa produk kerajinan daerah mampu bersaing di pasar global.

Menurutnya, pesanan tas ketak tersebut berasal dari perusahaan Helvetica Trading Swiss SA yang memasarkan produk tersebut ke pasar Eropa, khususnya Prancis. Untuk memenuhi pesanan itu, Koperasi Muara Kreatif Lombok menggandeng sejumlah pelaku UMKM anggota seperti Viola Handycraft, Rabina Handycraft, dan Nusa Anyam.

“Total yang dikirim sebanyak 11.030 unit tas ketak dengan nilai sekitar Rp700 juta. Ini menjadi langkah penting bagi produk kerajinan Lombok Tengah, atau NTB pada umumnya untuk memperluas pasar internasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses ekspor tersebut tidak terjadi secara instan. Pendampingan terhadap koperasi dan pelaku UMKM telah dilakukan hampir satu tahun oleh tim Disperindag NTB agar produk memenuhi standar ekspor, baik dari sisi kualitas, kapasitas produksi, maupun administrasi perdagangan internasional.

Keberhasilan ekspor ini dinilai menjadi sinyal positif bagi kinerja perdagangan luar negeri NTB di tengah dinamika geopolitik global. Ariyanti menyebut konflik di kawasan Timur Tengah tidak memberikan dampak langsung terhadap pengiriman produk ini karena pasar tujuan berada di kawasan Eropa.

“Ini sekaligus menjawab tantangan ekspor di tengah situasi geopolitik global. Permintaan dari pasar Eropa masih cukup baik,” katanya.

Pemerintah daerah berharap ekspor produk kerajinan ini dapat berlanjut secara berkelanjutan sekaligus mendorong peningkatan nilai ekspor NTB. Selain produk kerajinan ketak, Disperindag NTB juga tengah menyiapkan komoditas lain untuk pasar ekspor, salah satunya kemiri.

Dengan keberhasilan ini, pemerintah optimistis semakin banyak produk UMKM NTB yang mampu menembus pasar internasional dan berkontribusi terhadap peningkatan neraca perdagangan daerah. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Di Tengah Ketegangan Timur Tengah, NTB Ekspor Perdana Tas Ketak ke Prancis

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI