BerandaHukum&KriminalAkses VIP Sirkuit Mandalika Diperketat, Polda NTB Waspadai Stiker Palsu

Akses VIP Sirkuit Mandalika Diperketat, Polda NTB Waspadai Stiker Palsu

Mataram (globalfmlombok.com) –  Polda NTB meningkatkan pengawasan terhadap peredaran stiker parkir kendaraan VIP palsu dalam gelaran MotoGP 2026 yang akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.

Direktur Ditreskrimum Polda NTB, Kombes Pol Arisandi, Minggu (4/10/2026) mengatakan, peningkatan pengawasan itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya kasus pemalsuan stiker parkir VIP seperti pada gelaran MotoGP 2025 lalu.

Polda NTB kini telah berkoordinasi dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) untuk memastikan petugas di lapangan dapat mengenali ciri-ciri stiker parkir resmi yang digunakan selama penyelenggaraan MotoGP.

“Mereka (ITDC) sudah memberikan gambaran tiket asli, stiker aslinya seperti apa dengan tanda-tanda khusus yang ada pada stiker tersebut,” jelasnya.

Stiker parkir VIP yang digunakan pada MotoGP 2026, lanjutnya, memiliki desain dan karakteristik yang berbeda dari sebelumnya. Hal itu dilakukan untuk memperkuat sistem pengawasan kendaraan yang memiliki akses parkir tertentu di kawasan sirkuit.

“Tahun ini model dan jenisnya, kekhususannya, akan lebih aman dan tidak mudah untuk dipalsukan,” tegasnya.

Lebih lanjut, pemeriksaan terhadap stiker parkir akan dilakukan petugas pada sejumlah titik yang menjadi akses kendaraan menuju kawasan Sirkuit Mandalika. Petugas akan mencocokkan stiker yang digunakan kendaraan dengan karakteristik stiker resmi yang telah disiapkan penyelenggara.

Langkah tersebut menjadi perhatian setelah pada penyelenggaraan MotoGP 2025 polisi menemukan puluhan stiker parkir kendaraan VIP yang diduga palsu. Stiker tersebut diamankan di pos penyekatan Bundaran Sunggung, jalur menuju Sirkuit Mandalika.

Hasil pemeriksaan saat itu menunjukkan stiker yang ditemukan tidak sesuai dengan stiker resmi yang dikeluarkan Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

Selain mengantisipasi pemalsuan stiker parkir, Arisandi juga melakukan pemetaan terhadap sejumlah potensi gangguan lain selama rangkaian MotoGP Mandalika 2026. Beberapa diantaranya seperti aksi pencopetan, potensi kebakaran hingga keberadaan anjing liar di sekitar lokasi.

“Itu sudah menjadi perhatian, kita sudah berbagi tugas pada seluruh personel yang terlibat pengamanan,” ucapnya.

Pengawasan di berbagai akses tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas kendaraan sekaligus menjaga keamanan kawasan Sirkuit Mandalika selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. (mit)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI