BerandaPemerintahanKota MataramHarga Ayam dan Daging Sapi Melonjak

Harga Ayam dan Daging Sapi Melonjak

Mataram (globalfmlombok.com) – Harga ayam dan daging sapi di Pasar Mandalika mengalami lonjakan drastis. Tingginya permintaan untuk perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dinilai menjadi pemicu.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Mataram, H. Miftahurrahman mengatakan, pihaknya bersama Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian dan Bagian Ekonomi Setda Kota Mataram turun mengecek harga sebelas komoditi bahan pokok di Pasar Mandalika. Kondisi di lapangan ternyata harga daging sapi lokal dan daging ayam mengalami lonjakan atau kenaikan.

Daging sapi semula Rp140 ribu-Rp150 ribu per kilogram melonjak mencapai Rp160 ribu per kilogram. Demikian halnya dengan daging ayam dari Rp38 ribu-Rp40 ribu per kilogram menjadi Rp50 ribu per kilogram. “Iya, harga daging sapi dan daging ayam yang naik Rp10 ribu per kilogram,” kata Miftah ditemui disela-sela melakukan pengecekan harga di Pasar Mandalika pada, Rabu (2/9).

Lonjakan harga daging sapi ini dipicu tingginya permintaan masyarakat untuk perayaan maulid. Sementara, pasokan sapi lokal dari peternak sangat terbatas. Sementara, daging ayam juga mengalami hal sama. “Karena sekarang maulid jadi daging ayam dan sapi naik,” katanya.

Kondisi harga komoditi di pasar tradisional akan dirangkum atau masukan dalam dasbord SIPASTI MAPAN (strategi Kendali Pasokan Pangan Strategis untuk Pengendali Inflasi Daerah). Sistem ini mengandung enam komponen data yakni, harga,stok, pasokan, distribusi,cadangan dan produksi.

Harga komoditi seperti cabai rawit, bawang merah dan bawang putih, daging sapi daging ayam, minyak goreng,beras,kedelai dan kopi akan dimasukan dalam aplikasi tersebut. Pasokan serta produksi akan terpantau dalam sistem, sehingga menjadi dasar bagi pemerintah untuk mengintervensi. “Nanti ada early warning system. Pasokannya di dasbord bisa terlihat warna merah atau hijau,” jelasnya.

Pedagang ayam di Pasar Mandalika, Hj. Rusmini menuturkan harga daging ayam mencapai Rp50 ribu per kilogram. Kenaikan harga ini terjadi sejak sepekan lalu, karena tingginya permintaan masyarakat untuk perayaan maulid.
Pasokan ayam diambil dari pengepul di Seganteng, Kelurahan Cakranegara Selatan Baru, Kecamatan Cakranegara. Ia mendapatkan jatah 20 kilogram per hari. “Saya tidak berani ngambil banyak. Cukup 20 kilo saja sehari. Kadang itu habis dan kadang tidak,” tuturnya. (cem)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI