BerandaBerandaKinerja APBN NTB Semester I 2026: Ekspor Konsentrat Tembaga PT Amman Mineral...

Kinerja APBN NTB Semester I 2026: Ekspor Konsentrat Tembaga PT Amman Mineral Dongkrak Bea Keluar NTB Hingga 8.245 Persen

Mataram (globalfmlombok.com) —

Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga 30 Juni 2026 menunjukkan tren yang sangat positif. Di tengah berbagai dinamika ekonomi global maupun nasional, APBN tetap kokoh berperan sebagai instrumen utama shock absorber untuk mendukung pertumbuhan ekonomi regional, menjaga kualitas pelayanan publik, serta mendorong percepatan pembangunan di daerah.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) NTB, Ratih Hapsari Kusumawardani akhir pekan kemarin memaparkan bahwa capaian fiskal regional semester I tahun 2026 ini ditopang oleh kinerja penerimaan pajak yang solid serta lonjakan signifikan pada sektor kepabeanan.

  1. Penerimaan Pajak NTB Tumbuh 9,88 Persen, PPh Jadi Kontributor Utama

Hingga Juni 2026, realisasi Penerimaan Pajak di NTB tercatat mencapai Rp1.406,54 miliar. Struktur penerimaan pajak daerah masih didominasi oleh dua pilar utama:

  • Pajak Penghasilan (PPh): Rp714,14 miliar (kontribusi 50,77%)
  • Pajak Pertambahan Nilai (PPN): Rp347,58 miliar (kontribusi 24,71%)

Secara tahunan (y-on-y), penerimaan pajak tumbuh positif sebesar 9,88%, yang utamanya didorong oleh kenaikan komponen Pajak Lainnya. Dominasi ini merefleksikan bahwa tingkat penghasilan dan daya konsumsi masyarakat NTB terus menunjukkan tren pertumbuhan.

Jika dilihat berdasarkan sektor usahanya, kontribusi penerimaan pajak terbesar disumbang oleh sektor Administrasi Pemerintah (39,15%), disusul Perdagangan (17,74%), dan Jasa Keuangan (7,23%).

  1. Bea Keluar Meroket 8.245%, Ditopang Ekspor Konsentrat Tembaga PT Amman

Sektor Kepabeanan dan Cukai mencatatkan kinerja yang paling fenomenal dengan total realisasi mencapai Rp1.468,15 miliar. Lonjakan luar biasa ini dikomandoi oleh Bea Keluar yang meroket hingga 8.245,10% secara y-on-y.

Melejitnya penerimaan Bea Keluar ini sejalan dengan tingginya realisasi ekspor konsentrat tembaga oleh PT Amman Mineral sepanjang periode Januari hingga April 2026.

Selain itu, sektor Cukai turut mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 6,83% yang diharapkan terus meningkat seiring perbaikan kinerja cukai hasil tembakau (HT). Di sisi lain, Bea Masuk mengalami koreksi sebesar 31,67% akibat penurunan volume importasi bahan baku, bahan penolong, serta barang modal pertambangan.

  1. PNBP NTB Tembus 457 Persen dari Target

Kinerja gemilang juga dicatatkan oleh komponen Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Realisasi PNBP di NTB hingga Juni 2026 mencapai Rp414,4 miliar atau setara dengan 457,08% dari target.

  • Pendapatan BLU: Membukukan pertumbuhan positif sebesar 4,72%, yang utamanya ditopang oleh peningkatan layanan kesehatan dari rumah sakit serta layanan pendidikan.
  • PNBP Lainnya: Mencatat pertumbuhan positif sebesar 5,07% secara nominal, mengindikasikan adanya perbaikan kinerja penerimaan negara yang menyeluruh di Bumi Gora.(ris/r)
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI