Praya (globalfmlombok.com) – Di tengah suasana libur tahun baru, Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah (Loteng) Dr. H.M. Nursiah, S.Sos.,M.Si., memilih turun ke destinasi-destinasi wisata yang ada di daerah ini. Selain mengecek kesiapan destinasi wisata tersebut menerima para wisatawan selama masa perayaan tahun baru ini, sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban di destinasi wisata yang ada.
Pengecekan dimulai dari Kampung Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut. Rombongan Wabup Loteng kemudian bergerak menuju kawasan Pantai Tanjung A’an, Pantai Kuta, dan beberapa objek wisata lainya yang diperkirakan menjadi pusat keramaiaan selama perayaan tahun baru kali ini.
“Terutama terkait kesiapan fasilitas pendukung, seperti toilet dan sarana pendukung lainya itu sangat penting untuk diperhatikan,” sebut Wabup Loteng Dr. H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si., kepada awak media, Kamis, 1 Januari 2025.
Pada kesempatan itu Wabup Loteng berdialog langsung dengan para pengunjung objek wisata, petugas keamanan hingga kelompok sadar wisata yang ada. Sejumlah keluhan pun disampaikan oleh pengunjung. Di kawasan Pantai Tanjung A’an misalnya, pengunjung mengeluhkan sarana toilet yang dinilai sangat minim. Kalaupun ada, kondisinya dinilai kurang layak.
Tidak hanya itu, pengunjung juga mengeluhkan kondisi kebersihan objek wisata yang kurang begitu diperhatikan. “Bagaimana pengunjung bisa nyaman kalau sarana toilet dan tempat bilas tidak ada,” keluh Roni, warga asal Praya.
Ia pun mengaku sudah menyampaikan keluhan tersebut ke Wabup Loteng dan berharap ada upaya segera yang dilakukan oleh Pemkab Loteng untuk bisa menjawab keluhan tersebut. Karena toilet utamanya merupakan salah satu sarana penting yang harus tersedia di objek wisata.
Terkait berberapa keluhan yang muncul, Wabup Loteng mengaku akan segera berkooordinasi dengan pihak terkait. Terutama soal ketersediaan sarana toilet di kawasan Pantai Tanjung A’an, nanti akan dikoordinasikan dengan ITDC selaku pengelola kawasan. Karena itu memang menjadi ranah kewenangan ITDC. “Apa yang jadi keluhan pengunjung segera akan kita sampaikan instansi terkait,” tegasnya.
Adapun terkait kebersihan objek wisata, Nursiah berharap dukungan dari para pengunjung untuk turut bersama-sama menjaga kebersihan. Dengan tidak membuang sampah sembarangan. Karena bagaimanapun juga menjaga kebersihan, terutama objek wisata merupakan tanggung jawab bersama. (kir)


