Jelang MXGP Samota, Poltekpar Lombok Latih Karyawan Hotel dan Pengelola Homestay di Sumbawa

Poltekpar Lombok saat memberikan Bimtek kepada pengelola homestay dan hotel di Kabupaten Sumbawa (Global FM Lombok/ist)


Sumbawa (Global FM Lombok)- Kampus Politeknik Pariwisata Lombok ikut andil dalam mensukseskan kejuaraan Motocross Grand Prix (MXGP) yang akan di selenggarakan di kawasan Samota, Kabupaten Sumbawa tanggal 24 – 26 Juni mendatang.

Adapun yang dilakukan Poltekpar Lombok untuk menjaga nama baik NTB sebagai tuan rumah event internasional tersebut yakni dengan melakukan bimbingan teknis peningkatan kualitas pelayanan hospitality terhadap puluhan karyawan hotel dan homestay di Kabupaten Sumbawa. Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 7 – 8 Juni 2022 di Aula Ai Mata Jitu SMKN 1 Sumbawa.

Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany yang membuka kegiatan tersebut memberikan apresiasi terhadap langkah Poltekpar Lombok dan semangat para karyawan hotel dan homestay yang ada di Sumbawa.

“Saya berharap Bimtek ini mampu menyalurkan kemampuan para karyawan hotel dan homestay. Serap ilmunya dan salurkan dalam pelayanan,” ujar Wakil Bupati Selasa 7 Juni 2022.

Novi memaparkan, dalam pelayanan hotel dan homestay menyambut event MXGP, harus ditanamkan rasa aman dan nyaman terlebih dahulu untuk tamu. Bagi Novi, tidak ada artinya hotel megah kalau tamu tidak merasa nyaman dan rileks. Begitu juga kaitan kebersihan, meskipun hotel kecil, tapi mampu menghadirkan suasana bersih, toilet nyaman, indah dan memenangkan maka, tamu akan merasa senang.

“Mari sukseskan MXGP ini dengan semangat gotong royong meskipun keterbatasan anggaran pemerintah. Kita optimis kejuaraan MXGP ini akan berlangsung aman dan nyaman,” katanya.

Sementara itu Kepala SMKN 1 Sumbawa, Jayadi sebagai tuan rumah Bimtek juga berterima kasih kepada Poltekpar Lombok yang telah mempercayai SMKN 1 Sumbawa sebagai tempat Bimtek.

Jayadi menjelaskan, untuk mensukseskan kejuaraan MXGP, pihaknya akan mengerahkan 100 persen siswa SMKN 1 Sumbawa sesuai jurusan perhotelan dan tata boga untuk terlibat dalam pelayanan event MXGP sesuai permintaan Bupati. Termasuk ratusan siswa jurusan perhotelan dan tata boga akan diturunkan ikut suskeskan kejuaraan MXGP ini. “Kami siap mensukseskan event MXGP,” tegasnya.

Sementara itu, Pembantu Direktur 1 Poltekpar Lombok, Anas Pattaray mengatakan, kegiatan Bimtek ini akan dilakukan secara all out dan terukur, karena pihaknya sangat menginginkan event MXGP diketahui benar-benar ada di Sumbawa dan mampu memberikan kesan baik dari sisi pelayanan.

“Ada kompetensi baru yang akan didalami dalam Bimtek ini, bukan berarti mau mengajarkan teman-teman karyawan hotel, namun untuk membuat kesan baru kepada tamu,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Anas juga menawarkan kepada masyarakat yang ingin kuliah di Poltekpar Lombok dengan biaya cukup murah yaitu SPP Rp 2.050.000 per semester bulan. Sementara untuk praktek dibiayai oleh pemerintah alias gratis untuk mahasiswa.

Anas juga menceritakan alasan dosen Poltekpar Lombok datang ke Sumbawa. Berdasarkan pengalaman event MotoGP beberapa waktu lalu, sangat membutuhkan banyak Sumber Daya Manusia (SDM) untuk memberikan pelayanan sehingga, hampir 400 lebih mahasiswa Poltekpar disebar untuk mendukung event tersebut.

“Kali ini kami ingin menghadirkan Bimtek ini untuk melatih karyawan hotel dan homestay kaitan hospitality sambut MXGP. Karena, sebelumnya kami juga melatih pengelola homestay di KEK Mandalika menjelang event MotoGP,” tuturnya.

Pasca memberi sambutan, Pembantu Direktur 1 menyerahkan bahan ajar kepada Wabup Sumbawa dan memberikan buku SOP bagi para hotel juga homestay sebagai acuan dalam pelayanan atau hospitality.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Sumbawa, Irawan Subki mengharapkan kepada masyarakat yang berkerja di bidang jasa, harus didukung kemampuannya dalam hal pelayanan, karena akan ada pembalap dan kru dari 20 negara yang akan ikut kejuaraan MXGP tanggal 24-26 Juni mendatang.

“Perjalanan panjang di awali langkah pertama, saya meyakini event MXGP akan sukses, terlebih beberapa investor sudah mulai datang ingin berinvestasi di Sumbawa,” tuturnya.

Hospitality diartikan sebagai sikap yang ramah tamah, sehingga diharapkan para karyawan hotel dan pengelola homestay bisa memberikan kesan yang baik kepada tamu MXGP nantinya.

“MXGP di Sumbawa direncanakan selama 4 tahun sesuai kontrak, sehingga menjadi peluang bagi masyarakat membangun dampak perekonomian,” tutupnya.

Adapun pemateri Bimtek yaitu Gugung Gumilar, merupakan Dosen Poltekpar Lombok bagian Tata Hidang, kemudian Oktomi Raharja Dosen sekaligus Chef di Poltekpar Lombok dan Muhammad Husni, Dosen Divisi Kamar di Poltekpar Lombok. (ris/r)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply