240 Ribu Anak Usia 6 – 11 Tahun di NTB Mulai Divaksinasi Secara Bertahap

Kapolda NTB Mohammad Iqbal, didampingi Kapolres Loteng, Hery Indra Cahyono, dan Dandim 1620/Loteng, I Putu Tangkas Wiratawan, memantau langsung pelaksanakan vaksinasi bagi anak-anak di Ponpes Yanmu NW Praya, Kamis, 16 Desember 2021/Global FM Lombok ris

Mataram (Global FM Lombok) – Sebanyak 240.281 anak usia 6 – 11 tahun di Provinsi NTB menjadi sasaran vaksinasi. Vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun sudah dimulai di empat kabupaten yaitu Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara dan Sumbawa Barat.

Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri bersama dengan Asiten III Setda NTB dr Nurhandini Eka Dewi, Sabtu (18/12) kemarin mengatakan, kick off vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun sudah dimulai, misalnya di Lombok Tengah vaksinasi anak digelar tanggal 16 Desember lalu di Pondok Pesantren Yanmu.

“Vaksinasi anak kita 240 ribu, di empat kabupaten. Sementara enam kabupaten/kota rata-rata masih menunggu vaksinasi lansianya. Misalnya di Kota Mataram sudah 100 persen (dosis pertama), namun lansia masih 58 persen. Jadi kita berharap Mataram itu Januari bisa dilaksanakan,” katanya.

Selanjutnya, di Kabupaten Sumbawa Barat dimulai tanggal 17 Desember kemarin di SDN Taliwang, Lombok Barat 18 Desember di SDN Gerung dan Lombok Utara dimulai 17 Desember. Fikri mengatakan untuk Sumbawa Barat serentak dilaksanakan pada 17 Desember di 9 kecamatan dengan pusatnya di Taliwang.

Kesiapan vaksinator dan sarana penunjang sudah dilaksanakan dengan pendampingan Ikatan Dokter Anak Indonesia Kabupaten setempat. Komda Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) juga siap untuk membantu dalam monitoring kejadian setelah vaksinasi.

Vaksinasi bagi anak usia 6 – 11 tahun dimulai dengan pelaksanaan kickoff pada kabupaten/kota yang telah mencapai cakupan di atas 70 persen untuk vaksinasi dosis pertama dan cakupan vaksinasi pada kelompok lanjut usia mencapai di atas 60 persen.(ris/Zainudin Syafari)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply