Dispar NTB Minta Hotel dan Restoran Tetap Terapkan CHSE

H. Yusron Hadi/Global FM Lombok-dok


Mataram (Global FM Lombok) – Dinas Pariwisata Provinsi NTB meminta agar seluruh pelaku wisata di daerah ini, terlebih hotel dan restoran agar tetap menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE atau kebersihan, kesehatan, keamanan dan kelestarian lingkungan. Penerapan CHSE yang baik akan mencegah penularan Covid-19 di lingkungan usaha pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB H.Yusron Hadi, Rabu (15/12) mengatakan, jumlah hotel, restoran dan usaha pariwisata lainnya sudah semakin banyak yang memperoleh sertifikat CHSE dari Kemenparekraf. Adapun untuk hotel, seluruh hotel berbintang di NTB sudah bersertifikat CHSE. Pihaknya terus mendorong hotel dan usaha pariwisata lainnya agar menerapkan prokes dengan baik di lingkungan kerja masing-masing.

“Rata-rata yang berbintang sudah CHSE, tentu saja kita terus menggugah perhatian, kesadaran semua pihak para pelau wisata untuk menerapkan protokol kesehatan yang sudah terstandarisasi. Memastikan di tempat usahanya ada tempat cuci tangan, pengukur suhu badan, dan penggunaan aplikasi pedulilindungi,” kata Yusron.

Ia mengatakan, pada saat event IATC dan WSBK di Sirkuit Mandalika bulan November kemarin, penerapan protokol kesehatan telah dilaksanakan dengan baik, sehingga tidak ada klaster WSBK yang muncul pasca-event tersebut. Event bergensi itu telah memberi semangat bagi para pengusaha pariwisata di dalam daerah setelah hampir dua tahun terdampak pandemi. Tinggal nanti di event MotoGP bulan Maret 2022 mendatang, pihaknya akan membenahi apa saja yang menjadi kekurangan pada WSBK kemarin.(Zainudin Syafari/ris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply