Seribu Paket Bantuan dari Bank Indonesia untuk Korban Banjir

Giri Menang (Global FM Lombok)- Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTB bersama dengan Forum Wartawan Ekonomi Bisnis (FWE) NTB ikut bergerak memberikan bantuan atau donasi kepada para korban bencana banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di NTB, terutama di Lombok Barat (Lobar). Sebanyak 1000 paket bantuan sembako serta selimut dibagikan di sejumlah titik-titik pengungsian.

Pada Kamis (9/12) sore, tim dari Bank Indonesia dan Forum Wartawan Ekonomi menyerahkan donasi kepada ratusan pengungsi di Desa Senteluk, Kabupaten Lobar. Di lokasi ini, sebanyak 200 paket bantuan diserahkan kepada para pengungsi melalui Kepala Desa Senteluk Fuad Abdul Rahman.

Kades Senteluk menuturkan, di lokasi ini terdapat sebanyak 468 orang pengungsi yang berasal dari dua dusun yaitu Dusun Karang Telage dan Aik Genit. Mereka menempati sebuah tanah lapang di dekat pantai Tanjung Bias. Masih banyaknya warga yang mengungsi di tenda-tenda darurat karena air masih menggenangi rumah mereka, terutama di Dusun Karang Telage.

“Rumah warga masih banyak yang terendam, terutama di dua RT. Kalau perkiraan kerugian sampai sekarang ini belum kami simpulkan, namun banyak yang rusak barang elektronik dan laptopnya,” katanya.

Fuad mengaku pihaknya sangat bersyukur dengan hadirnya sejumlah bantuan dari kelompok masyarakat dan lembaga, termasuk dari Bank Indonesia dan Forum Wartawan Ekonomi NTB ini. Sebab bantuan tersebut telah meringankan beban para pengungsi yang kehilangan harta benda mereka akibat tersapu oleh banjir.

“Kami berterima kasih dengan bantuan dari Bank Indonesia dan Forum Wartawan Ekonomi NTB. Tentu bantuan ini sangat berarti bagi kami yang tinggal di tenda pengungsian,” jelas Fuad.

Sementara itu Ketua FWE NTB Ahmad Bulkaino menjelaskan bantuan sembako dan selimut merupakan bentuk solidaritas dari Bank Indonesia NTB  serta forum wartawan ekonomi. “Bencana banjir besar ini memberi dampak sosial dan ekonomi, banyak masyarakat yang tidak bisa beraktivitas normal sehingga membutuhkan uluran tangan semua pihak,” jelas Bul.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB mencatat sebanyak 5.879 keluarga terdampak banjir di Kabupaten Lobar. Semuanya tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Batulayar, Gunungsari, Lingsar, dan Sekotong. Bencana alam tersebut menyebabkan lima korban jiwa, delapan orang mengalami luka, dan 1.880 jiwa mengungsi ke tempat aman.(ris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply