Antisipasi Penerbangan Langsung ke Lombok Jelang WSBK, NTB Siapkan Lokasi Karantina

dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A/Global FM Lombok-Ist

Mataram (Global FM Lombok)- Pemprov NTB akan menyiapkan lokasi karantina bagi pembalap dan kru dari luar negeri yang terlibat dalam event World Superbike (WSBK) Championship yang akan digelar tanggal 19-21 November mendatang. Lokasi karantina akan disiapkan untuk mengantisipasi penerbangan carter menuju Bandara Lombok dari luar negeri.

Asisten III Setda Provinsi NTB dr Nurhandini Eka Dewi kepada Global FM Lombok, Selasa (19/10) siang mengatakan, sesuai aturan yang berlaku, karantina untuk penumpang dari luar negeri berlangsung selama lima hari. Namun jika para pembalap dan kru dari luar negeri datang melalui Bandara Soekarno Hatta atau bandara yang sudah melayani penerbangan internasional lainnya, maka karantina akan dilakukan disana. Setelah lima hari, barulah mereka bisa datang ke Lombok untuk menghadiri event dunia tersebut.  

“Kita masih membahas kemungkinan ada carter flight, apakah kemungkinan dibuka. Nah kita harus antisipasi kemungkinan dibukanya penerbangan langsung yang sifatnya carter. Karena kru-kru ini yang kita bayangkan. Tapi kalau misalnya pemerintah menetapkan bahwa Lombok bukan entry point, mereka akan diperlakukan sebagai penumpang dalam negeri,” kata dr Eka.

Ia mengatakan, lokasi karantina adalah sejumlah hotel di Lombok yang sudah menjalin kerjasama dengan Pemprov NTB selama ini. Jika ada para pembalap, kru atau penonton event WSBK yang terkonfirmasi Covid-19, mereka akan langsung dirujuk ke rumah sakit rujukan atau ke rumah sakit darurat Covid. Diperkirakan, jumlah pembalap dan kru yang terlibat dalam WSBK sebanyak 1000 orang, sementara jumlah penonton yang diizinkan sebanyak 25 ribu orang.(ris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply