PAN NTB Gelar Vaksinasi untuk Ratusan Kader dan Masyarakat Umum

H. Muazzim Akbar

Mataram (Global FM Lombok) – DPW PAN Provinsi NTB mengelar vaksinasi Covid-19 untuk ratusan kader dan masyarakat umum dalam rangka membantu pemerintah mempercepat cakupan vaksinasi di wilayah ini.

Ketua DPW PAN NTB, H Muazzim Akbar mengatakan program vaksinasi tersebut menyasar 100 orang dalam sehari. Pada Rabu (28/07) kemarin, terlihat seratus peserta vaksin mengantre dengan tertib di Kantor DPW PAN NTB jalan Bung Hatta, Mataram untuk menerima vaksin. Pada Kamis (29/07) ini pun terlihat masyakakat yang akan menerima vaksin sudah mengantre sesuai dengan protokol Covid-19.

“Kegiatan vaksinasi ini sebagai upaya kita membantu pemerintah mempercepat vaksinasi kepada masyarakat,” ujar Muazzim di sela-sela kegiatan vaksinasi.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut tidak hanya dilaksanakan oleh DPW PAN NTB, melainkan juga dilakukan pengurus PAN yang ada di seluruh Indonesia. Bahkan, kegiatan vaksinasi ini yang pertama dilakukan oleh partai di NTB.

“Jadi kegiatan ini tidak hanya di NTB tapi di seluruh Indonesia,” terangnya.

Muazzim menyatakan masyarakat yang ingin divaksin di kantor PAN NTB cukup datang ke Kantor DPW dan membawa KTP.

“Kalau di rumah sakit antre satu atau dua hari daftar dulu, namun untuk di DPW PAN cukup dengan membawa KTP dan langsung dilayani setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan tentunya” katanya.

PAN bekerjasama dengan Rumah Sakit Daerah Kota Mataram dalam rangka melayani vaksinasi ini.

Sementara itu Ketua Panitia Vaksinasi DPW PAN NTB Syaiful Insan, mengatakan vaksinasi ini dilaksanakan dalam rangka membantu pemerintah melaksanakan percepatan vaksinasi, khususnya di wilayah NTB. Ia menyatakan vaksinasi ini dialokasikan untuk 100 orang atau 100 dosis vaksin per hari. Vaksinasi menyasar kader dan masyarakat umum. Adapun vaksin yang dipakai adalah vaksin Sinovac.

“Tadinya kita prioritaskan kader dan pengurus. Tapi ternyata karena kader dan pengurus sudah banyak yang vaksin makanya kita alihkan juga untuk masyarakat umum,” ucapnya.

Meski demikian, Insan menyatakan pihaknya tidak bisa menambah jumlah peserta vaksinasi lantaran keterbatasan vaksin.

“Kendalanya ada di stok vaksin yang terbatas, sehingga kami pun tidak bisa memaksakan harus banyak peserta yang divaksin,” katanya.(ris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply