Vaksinasi Pelaku Pariwisata di NTB Diklaim Sudah 80 Persen

Yusron Hadi/Global FM Lombok-Ist

Mataram (Global FM Lombok) – Untuk memberikan kenyaman dan keamanan kepada para pengunjung di destinasi wisata, para pelaku pariwisata harus mendapatkan vaksin. Karena pada pandemi Covid-19 ini, selain sudah Clean, Health, Safety  dan Environment (CHSE), pelaku pariwata dipastikan tidak tertular Covid-19.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Yusron Hadi kepada media Jum’at (2/7) di Mataram. Ia mengatakan, pada akhir tahun 2021 ini, sejumlah kegiatan akan digelar di Lombok khususnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Untuk menunjang kelancaran kegiatan kelas dunia tersebut, kemanan dan kenyaman pengunjung menjadi perhatian bersama.

Disebutkan, saat ini vaksin Covid-19 untuk pelaku pariwisata di NTB sudah cukup baik. Di mana cakupannya sudah mencapai 80 persen. Selain kepada pelaku pariwisata, masyarakat yang ada di kawasan destinasi pariwisata juga menjadi perhatian. Artinya, masyarakat yang ada di desa – desa penyangga destinasi wisata harus mendapatkan vaksin Covid-19.

Untuk diketahui capain vaksinasi pelaku pariwisata di NTB pekan lalu yaitu untuk daerah pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU) terutama di Tiga Gili ditargetkan sebanyak 2.500 orang. Sementara jumlah pelaku pariwisata di KEK mandalika sebanyak 3.000 pelaku, sedangkan untuk Sembalun Lombok Timur ditargetkan 500 orang sudah harus tervaksin.

Selain di Tiga Gili, Dinas Pariwisata juga mengupayakan untuk membangun zona hijau di masing – masing destinasi wisata andalan. Misalnya, di Mandalika, Tiga Gili, Sembalun serta sejumlah destinasi di Pulau Sumbawa.(azm)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply