NTB akan Minta Program “Work From Lombok”, Empat Kawasan Pariwisata Ditargetkan Bebas Covid-19

Kawasan Gili Trawangan/Global FM Lombok-dok

Mataram (Global FM Lombok) – Pemerintah Pusat telah menetapkan Bali sebagai pilot project bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian/Lembaga bekerja dari Bali atau Work From Bali. Program ini untuk menghidupkan pariwisata di tengah pandemi. Sebagai destinasi super prioritas di Indonesia, Provinsi NTB juga sedang mengambil ancang-ancang untuk mengusulkan Work From Lombok.

judul gambar

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) NTB, Lalu Hasbulwadi mengatakan, pihaknya akan segera bersurat ke Pemerintah Pusat guna mengusulkan program ’Work From Lombok’’untuk menggairahkan pariwisata NTB. Namun untuk dapat menjadi daerah yang bisa melaksanakan program tersebut, ada sejumlah persyaratan yang harus dipersiapkan. Antara lain, menyiapkan empat kawasan pariwisata menjadi daerah zona hijau atau bebas Covid-19.

Empat kawasan pariwisata yang disiapkan menjadi destinasi wisata bebas Covid-19, antara lain Kawasan Mandalika dan sekitarnya, Kawasan Senggigi dan tiga gili (Trawangan, Meno dan Air), Kawasan Rinjani dan sekitarnya termasuk Sembalun, serta Kawasan Moyo dan Tambora. Semua industri dan destinasi yang berada di empat kawasan pariwisata tersebut harus tersertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability).

‘’Itulah yang kita prioritaskan untuk CHSE dan vaksinasi. Sehingga menjadi green tourism destination. Itu juga yang mendukung Work From Lombok,’’ kata Hasbulwadi.

Selain itu, NTB juga harus menyiapkan event. Sehingga kementerian/lembaga bisa bekerja dari Lombok.Di masa pandemi ini, event-event yang akan digelar di Lombok juga harus menyesuaikan dengan kondisi saat ini. Karena dalam waktu dekat akan ada event Hutama Karya Endurance Challenge, L’Etape dan World Superbike.

Tak kalah penting, kata Hasbulwadi, vaksinasi bagi pelaku wisata dan masyarakat di kawasan pariwisata tersebut.  Sehingga, wisatawan domestik dan mancanegara tidak ragu  lagi datang ke NTB untuk berwisata.

Jumlah pelaku wisata yang harus divaksinasi di NTB sebanyak 84.561 orang. Dengan rincian, Lombok Barat 19.166 orang, Lombok Utara 4.479 orang, Lombok Tengah 29.613 orang, Lombok Timur 20.491 orang, Mataram 10.842 orang, Sumbawa 2.500 orang dan Dompu 4.470 orang.

Berdasarkan data sementara Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, pelaku wisata yang sudah divaksinasi Covid-19 di Senggigi sebanyak 1.322 orang, Pemenang 1.722 orang dan Kuta Mandalika 815 orang (nas/ris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply