Pemkot Mataram akan Maksimalkan Program PPKM Mikro untuk Turunkan Kasus Covid

I Nyoman Suwandiasa (Global FM Lombok/dok)

Mataram (Global FM Lombok) – Pemerintah pusat memperpanjang penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro hingga akhir bulan ini. Meski diperpanjang, penerapan kebijakan tersebut hingga kini belum berjalan efektif di Kota Mataram. Sehingga ini yang menjadi perhatian Pemkot untuk memaksimalkannya.

Pemkot Mataram akan Maksimalkan Program PPKM Mikro untuk Turunkan Kasus Covid

Hal itu dikatakan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Mataram, I Nyoman Suwandiasa kepada Global FM Lombok Jum’at (21/5) di Mataram. Ia mengakui, penerapan PPKM mikro ini merupakan salah satu langkah pemerintah untuk menekan angka kasus Covdi-19 di setiap daerah, termasuk di Kota Mataram. Akan tetapi kebijakan tersebut belum berjalan efektif karena terkendala anggaran.

 “Salah satu penekanan beliau ini adalah bagaimana PPKM mikro ini kembali dimaksimalkan. Sekali lagi ini sudah sejalan dengan apa telah kita lakukan sebelumnya. Ini kita kolaborasi dengan kampung sehat. Ada persoalan dana yang sepertinya belum optimal,” I Nyoman Suwandiasa.

Dikatakannya, untuk memaksimalkan penerapan PPKM, masing – masing lingkungan harus memiliki posko. Akan tetapi, posko PPKM yang seharusnya berada di masing – masing lingkungan tersebut masih belum merata. Pasalnya, pembuatan posko ini membutuhkan anggaran yang mencukupi. Meskipun demikian, penerapan PPKM skala mikro ini sudah dilakukan dengan menggunakan fasilitas yang ada sebelumnya.

Baca Juga:

Selain melalui PPKM Mikro, upaya pencegahan penyebaran Virus Corona juga dilakukan dengan melalui langkah yang lain. Misalnya, penertiban dan razia masker oleh petugas masih tetap dilakukan.

Untuk diketahui,  berdasarkan rilis Pemporv NTB per 20 Mei 2021, jumlah tambahan kasus baru di Kota Mataram yaitu mencapai 11 kasus dan pasien sembuh mencapai 198 orang. Dengan adanya tambahan tersebut, total kasus di Kota Mataram mencapai 3.669 kasus. Dengan rincian sebanyak 164 masih dalam masa isolasi, sebanyak 3.341 pasien dinyatakan sembuh dan 164 meninggal dunia. (azm)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply