Ditarget Tuntas Juni, Pembangunan Sirkuit Mandalika akan Jadi yang Tercepat di Dunia

Proses pengaspalan untuk jalur lintasan balap sirkuit Mandalika sudah dimulai pada Jumat (26/2) kemarin. Ditarget tuntas ada Juni 2021, pembangunan sirkuit Mandalika diklaim menjadi yang tercepat didunia. (Suara NTB/ist)

Praya (Global FM Lombok)- Proses pembangunan Jalur Khusus Kawasan (JKK) Mandalika yang nantinya akan menjadi venue balap dunia MotoGP sudah dimulai pada triwulan terakhir tahun 2019 lalu dan ditargetkan tuntas Juni mendatang. Itu artinya, pembangunan sirkuit pertama dengan konsep street circuit (sirkuit jalan raya) tersebut memakan waktu kurang dari dua tahun. Dengan demikian sirkuit ini akan menjadi sirkuit  yang pembangunannya tercepat di dunia.

‘’Kami optimistis pembangunan JKK Mandalika dapat selesai sesuai dengan target dan homologasi dapat dilaksanakan pada pertengahan tahun ini. Dan, dapat kami sampaikan bahwa proyek ini juga merupakan pembangunan street circuit untuk event MotoGP dengan masa konstruksi tercepat di dunia,’’ ujar Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Arie Prasetyo.

Meski cepat, sebut Arie dalam keterangnya, Sabtu (27/2) kemarin, pihaknya memastikan kualitas pengerjaan sirkuit Mandalika sesuai dengan standar internasional. ITDC sendiri terus memantau perkembangan dan progres harian secara ketat pembangunan sirkuit Mandalika melalui Mandalika Grand Prix Assocation (MGPA). Unit usaha ITDC yang secara khusus ditunjuk untuk mengelola JKK Mandalika.

Saat ini pembangunan JKK Mandalika sudah masuk tahap pengaspalan lintasan balap. Mulai pada Jumat (26/2), untuk lapisan pertama (AC-Base) sepanjang 390 meter. Dan, secara keseluruhan hingga mencapai 4,3 km, ditargetkan rampung pada bulan Maret 2021 mendatang. ‘’Untuk aspal track sirkuit Mandalika sendiri menggunakan tiga lapisan aspal,’’ terang Arie.

Setelah aspal lapisan pertama tuntas dikerjakan, barulah kemudian bisa dilanjutkaan untuk pengaspalan lapisan kedua atau AC-Binder hingga Surface SMA untuk lapisan atas atau terakhir. ‘’Kegiatan pengaspalan pertama ini menandai semakin dekatnya penyelesaian pembangunan JKK Mandalika,’’ imbuhnya.

ITDC menggandeng tiga kontraktor besar untuk mengerjakan pembangunan sirkuit Mandalika berserta fasilitas pendukungnya. Yakni PT PP (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) dan PT Bunga Raya Lestari. Dengan dukungan ketiga kontraktor tersebut pihaknya sangat optimis proses pembangunan sirkuit balap MotoGP tersebut bisa selesai tepat waktu sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan.

Guna mendukung proses pengaspalan lintasan JKK Mandalika PT. PP (Persero) mengoperasikan Asphalt Mixing Plant (AMP) Lintec seri CSD 3000 berkapasitas produksi maksimal 240 ton perjam. AMP yang dioperasikan tersebut sejauh ini menjadi alat produksi aspal dengan kapasitas produksi terbesar di Indonesia.

Dengan dukungan AMP berkapasitas besar tersebut, diharapkan bisa mendukung proses pengaspalan jalur lintasan sirkuit yang memang butuh kecepatan, ketepatan dan presisi luar biasa. Karena harus memenuhi standar keamanan sesuai yang distandarkan oleh Federation Internationale de Motorcyclisme (FIM) dan Federation Internationale de l’Automobile (FIA).(kir)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply