judul gambar

Pemprov NTB Diminta Segera Pesan GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 Melalui Hembusan Nafas

H.Haerul Warisin/Global FM Lombok-ist

Mataram (Global FM Lombok) – Pemprov NTB diminta segera memesan GeNose, alat pendeteksi Covid-19 melalui hembusan nafas untuk melayani masyarakat NTB. Alat yang dikembangkan oleh UGM tersebut akan diluncurkan sebanyak 3000 unit pada bulan Februari mendatang. Karena itu Gubernur NTB Dr. H Zulkieflimansyah diharapkan segera memerintahkan jajarannya agar mengambil bagian untuk mendatangkan teknologi teranyar tersebut.

judul gambar

“Kita harapkan Pak Gubernur segera mendatangkan GeNose tersebut. Semakin cepat datang barang ini, maka semakin bagus. Ini untuk mengecek status kesehatan masyarakat NTB, terutama yang akan melakukan perjalanan kemana-mana,” kata anggota Komisi II DPRD NTB Drs. H. Haerul Warisin, M.Si kepada Suara NTB Senin (25/01) kemarin.

Ia mengatakan, dari informasi yang diterimanya, GeNose ini akan mulai diujicoba di stasiun KA di Pulau Jawa awal Februari 2021 bagi para penumpang guna mencegah penularan Covid-19. Namun demikian, Provinsi NTB sebagai daerah yang sedang berjuang keras melawan pandemi juga seharusnya bisa menerapkan kebijakan serupa. Misalnya transportasi penyebarangan laut di wilayah NTB maupun ke luar NTB bisa menggunakan GeNose ini.

“Kedepannya kita harapkan juga terbang kemana-mana cukup dengan hasil tes GeNose, tidak harus menggunakan rapid tes antigen atau swab. Disamping GeNose ini prosesnya cepat juga lebih simpel dan lebih murah,” katanya.

BACA JUGA:

Dari informasi yang diperoleh, harga satu unit GeNose ini sekitar Rp 62 juta. Namun bagi masyarakat yang akan mengecek status Covid melalui alat ini hanya dibanderol Rp 20 ribu sekali tes. Tentu biaya yang akan dikeluarkan masyarakat jauh lebih murah jika harus tes swab atau rapid tes antigen yang harganya ratusan ribu rupiah.

“Gubernur kita harapkan cepat tanggap dalam merespon GeNose yang dikembangkan UGM ini. Biar kita tidak hanya jadi penonton saja. Terlebih alat ini sudah mendapatkan izin dari Kementerian Kesehatan,” terang mantan Wakil Bupati Kabupaten Lotim ini.

Ia mengatakan, GeNose sedang menjadi pusat perhatian masyarakat, terlebih tingkat akurasi dalam mendeteksi virus Corona bisa mencapai 90 persen. Guna merespon hal itu, Pemprov NTB diharapkan segera membuat regulasi yang mendukung penggunaan alat tersebut nantinya dalam melayani masyarakat.

“Bagaimana agar anggaran di Dinas Kesehatan misalnya bisa dialokasikan untuk pembelian GeNose ini. Atau bisa juga menggunakan dana tak terguga. Artinya jika ada kebijakan kepala daerah, hal itu tentu tidak sulit, apalagi ini untuk kepentingan masyarakat di masa pandemi,” terang politisi Gerindra ini.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya mengatakan, pihaknya mendorong agar alat deteksi Covid-19 GeNose ini bisa digunakan di simpul-simpul transportasi umum seperti di Stasiun Kereta Api, Bandara, Pelabuhan dan Terminal dalam upaya melakukan upaya 4 T yaiatu Tracking, Tracing, Testing dan Treatment Covid-19.(ris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply