Dispar Kota Mataram Usulkan agar Guide dan Pengusaha Travel Juga Dapat Dana Hibah

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, H. Nizar Deny Cahyadi (ist/dok)

Mataram (Global FM Lombok) – Tahun 2021 ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraft) RI akan kembali menyalurkan dana hibah pariwisata kepada daerah. Dinas Pariwisata Kota Mataram mengusulkan agar dana hibah tersebut tidak saja untuk hotel dan restoran, melainkan untuk pelaku pariwisata yang lain.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, H. Nizar Deny Cahyadi kepada Global FM Lombok Selasa (26/1) di Mataram. Ia mengatakan, saat ini pemerintah pusat masih dalam tahap pembahasan penyaluran dana hibah. Pemkot Mataram mengusulkan, agar dana hibah juga diberikan kepada pelaku pariwisata yang lain. Misalnya, jasa travel, guide atau pemandu wisatawan, serta tempat makan.

“Pembahasan, informasinya begitu. siapa saja yang akan diberikan. Mungkin ada penambahan. Mungkin ini ya. Karena usulan kita kemarin, perlu ditambahkan untuk rumah makan, jasa travel, untuk guide, itu usulan kita akan tidak terjadi ketimpangan,”katanya

Dikatakan Deny, di masa pandemi Covid-19 ini pelaku pariwisata mengalami dampak yang cukup besar. Tidak saja restoran dan hotel, melainkan juga jasa travel dan guide. Karena pada saat penyaluran dana hibah pariwisata tahun 2020 lalu, pemerintah pusat hanya memberikannya kepada hotel dan restoran saja.

“Kementerian juga konsultasi kepada kami di daerah, bahwa apa saja kendala. Kemudian masukan – masukan kami di daerah di fasilitasi di Kementerian. Ini rasa kemanuasian saja ya. Bahwa, teman-teman guide, terus kemudian pelaku wisata ini. sekarang lagi kollaps semua tidak ada kerjaan. Dan yang menggadaikan barang-barangnya untuk bertahan hidup,”katanya

Diharapkan, usulan penambahan penerima dana hibah tersebut bisa diakomodir oleh Kemenparekraf. Sehingga, dengan dana hibah yang disalurkan tersebut bisa membantu pelaku pariwisata untuk mengembangkan usahanya. Sementara terkait dengan besaran dana hibah yang akan disalurkan pemerintah pusat, Dinas Pariwisata Kota Mataram belum mengetahui besarannya.

“Kalau untuk angka belum kita tahu. Karena masih dalam pembahasan,”katanya

Untuk diketahui, jumlah dana hibah yang disalurkan pada tahun 2020 lalu yaitu sebesar Rp 7,9 miliar di Kota Mataram. Dana hibah ini disalurkan kepada puluhan hotel dan restoran di Kota Mataram. Besaran dana hibah yang diberikan tergantung dari kepatuhannya dalam membayar pajak.(azm)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply