Kecelakaan Dalam Tugas, Korban Meninggal Personel BPBD Lotim Bertambah Jadi Dua Orang

Suasana rumah duka Lalu Bambang Budianto, menyambut kedatangan jenazah korban, Kamis (7/1). (Yon/Suara NTB)

Selong (Global FM Lombok) -Korban meninggal dunia akibat tabrakan di jalan raya Pringgabaya-Sambelia yang terjadi, Rabu 6 Januari 2021 bertambah menjadi dua orang. Sebelumnya koban pertama M. Zaini meninggal di tempat kejadian, sementara korban kedua, Lalu Bambang Budianto, meninggal dunia saat mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB.

Lalu Bambang dikabarkan meninggal dunia sekitar pukul, 08:00 wita, Kamis (7/1) saat persiapan memasuki ruang operasi. Lalu Bambang mengalami patah tulang dan cidera kepala. Akan tetapi kondisi korban tiba-tiba drop hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 08:00 Wita.

Jenazah Lalu Bambang selanjutnya dibawa pulang dari RSUP NTB dan tiba kampung halamannya di Dusun Timbe Urip Kelurahan Tanjung Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) sekitar pukul 10:30 Wita. Kedatangan jenazah pasukan kemanusiaan ini disambut histeris pihak keluarga dan kerabat korban.

Menurut Plt. Direktur RSUD R. Soedjono Selong, dr. Tantowi Jauhari, korban Lalu Bambang mengalami cidera kepala berat dan retak di bagian tengkorak. Kondisi ini menyebabkan gumpalan darah di atas otaknya. Selain itu, pada bagian tangan kanan korban mengalami patah tulang dan sudah dengan kondisi tidak sadarkan diri saat berada di RSUD dr. R. Soedjono Selong, Rabu sore.

“Kondisi pendarahan di bagian otak atau cidera kepala berat. Dalam kondisi ini harus dioperasi,”terangnya.

Bahkan tingkat kesadaran korban saat dilakukan penanganan di RSUD Selong pada posisi delapan dari idealnya tingkat kesadaran 15. Pada tingkat kesadaran delapan itu, mata tidak merespon dan bagian tubuh seperti tangan hanya mampu bergerak minimal atau seadanya.

Untuk pasien kritis lainnya, Habibi yang saat ini dalam penanganan medis di RSUP. Habibi mengalami patah tulang dan cidera kepala namun masih di atas selaput otak. “Perbedaannya, kalau Bambang di bawah selaput otak sehingga darah menekan atau menggumpal. Kalau Habibi di atas selaput otak dan saat ini dalam penanganan medis RSUP Mataram,”terangnya.

Diketahui, kecelakaan lalu lintas dialami mobil milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Rabu (6/1) sekitar pukul 15:30 Wita. Mobil warna oranye berisi 7 orang petugas BPBD ini mengalami kecelakaan saat melintas di jalan jurusan Pringgabaya-Sambelia tepatnya di Dusun Benyer Desa Telaga Waru. Dari kecelakaan ini, dua orang personel BPBD Lotim meninggal dunia atas nama, M. Zaini dan Lalu Bambang Budianto.

Korban lainnya, dalam kondisi kritis atas nama Habibi, satu korban luka berat yakni Gusti (patah tulang) dan tiga korban mengalami luka ringan, Mahdi Sofian, Husni, Mubarok, dan Trisna. Jenazah M. Zaini dan Lalu Bambang kemudian dimakamkan pukul 16:00 di pemakaman di desanya masing-masing.

Di mata keluarga dan masyarakat tempat tinggalnya, Lalu Bambang dikenal sebagai sosok yang baik, hati ramah dan pandai bergaul. Ia juga sosok pekerja keras. Kepergiannya meninggalkan satu orang anak perempuan yang berusia 18 bulan. (yon)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply