Untuk Sementara, Warga Lobar dan Mataram Dilarang Berwisata ke Lotim


Para petugas dari Gugus Tugas Covid-19 Lotim melakukan pemeriksaan protokol kesehatan terhadap para pengunjung di daerah wisata Sembalun, Minggu (28/6)
(Ekbis  NTB/ist)

Selong (Global FM Lombok)- Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) cukup menyita perhatian publik terkait kebijakan yang dikeluarkan di sektor pariwisata. Pasalnya, Pemkab Lotim untuk sementara melarang wisatawan yang berasal dari Kabupaten Lombok Barat (Lobar) dan Kota Mataram.

Alasan pelarangan kunjungan wisatawan asal Lobar dan Mataram untuk mencegah potensi penularan Covid-19. Dimana kasus Covid di dua daerah tersebut sampai saat ini masih tergolong cukup tinggi. Namun demikian warga dari dua daerah ini diizinkan memasuki wilayah wisata Sembalun jika memiliki alasan tertentu.

 “Kita di Lotim mengantisipasi OTG, sementara Lobar dan Kota Mataram kasus Covid-nya masih tinggi. Sehingga untuk sementara wisatawan asal dua daerah itu kita larang berwisata ke Lotim,”terang Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Lotim, Dr. M. Mugni, kepada Ekbis NTB, Minggu (28/6).

Ia mengatakan, bagi wisatawan yang berkunjung ke Sembalun, terutama pada hari Sabtu dan Minggu yang merupakan puncak keramaian diminta agar menyiapkan KTP karena akan dilakukan pengecekan dan penegakan protokol pencegahan Covid-19. Pengunjung diharuskan memakai masker dan suhu tubuh dibawah 38 derajat celcius. “Secara umum, protokol kesehatan harus diterapkan oleh seluruh pengunjung,”tegasnya.

Mugni mengungkapkan, saat ini Pemkab Lotim terus berupaya menekan penyebaran virus Corona. Salah satunya meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya virus Corona dengan berwisata secara sehat. Untuk wisatawan asal Lobar dan Mataram akan diizinkan datang ke Sembalun apabila jumlah kasus Covid-19 di daerah itu setara dengan Loteng dan KLU. “Silahkan datang ke Lotim dengan standar protokol kesehatan. Mari berwisata secara sehat,”pungkasnya. (yon)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply