Jelang New Normal, Bakohumas NTB Kampanye Berita Baik 

Rakor Bakohumas NTB dalam rangka Kampanye Berita Baik (Global FM Lombok/ris)

Mataram (Global FM Lombok)- Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) Provinsi NTB membuat gerakan “kampanye berita baik” menjelang penerapan kenormalan baru atau new normal di Provinsi NTB. Dengan adanya gerakan ini, informasi yang diberikan kepada masyarakat adalah informasi yang edukatif dan ajakan untuk memulai hidup baru dengan protokol kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB Najamuddin Amy saat melakukan pertemuan Bakohumas dengan sejumlah pimred media cetak dan influencer di Mataram, Jumat (26/06). Ia mengatakan, tema kampanye yang ingin disampaikan kedepan adalah masyarakat tak perlu takut dengan Covid-19, namun demikian kewaspadaan jangan sampai kendor. Sehingga masyarakat bisa melakukan aktivitas ekonomi dengan baik sambil tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Najamuddin dalam kesempatan itu mengajak semua pihak, termasuk media untuk menyampaikan hal-hal yang positif terkait dengan kondisi daerah di masa pandemi ini untuk mempercepat kebangkitan pariwisata di NTB.

“Sehingga kami di Bakohumas mengajak semua komponen sampai di tingkat bawah bisa bersinergi untuk menyuarakan hal-hal yang baik. Karena itulah kita melakukan kampanye berita baik untuk NTB New Normal,” kata Najamuddin.

Saat ini muncul program “Kampung Sehat” yang sedang dikampanyekan di seluruh daerah di NTB mulai dari tingkat dusun/lingkungan. Ini dilakukan untuk memantik kesadaran semua pihak agar sama-sama memulai hidup dengan mematuhi protokol Covid. Hal ini juga akan berimbas pada citra positif pariwisata NTB yang selama ini banyak orang yang menggantungkan hidupnya di sektor ini.

Sementara itu Kepala Penerangan Korem 162/WB Mayor Inf Dahlan mengatakan, sangat penting untuk terus mengedukasi masyarakat agar mereka tidak bosan mentaati protokol kesehatan, mengingat jumlah penderita Covid-19 di NTB masih terus ditemukan dari hari ke hari. Jika masyarakat terus disiplin, maka upaya memutuskan mata rantai penularan Covid akan semakin cepat.

“Kita ingin terus kompak untuk memberitakan hal-hal yang positif. Tantangannya sekarang banyak masyarakat yang tidak percaya dengan corona, sehingga kita harus kerja keras agar pandemi ini segera berakhir,” terangnya.(ris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply