Jadi Garda Terdepan Pemberi Informasi Corona, Wartawan Kota Mataram Jalani Rapid Test

Wartawan Suara NTB bertugas di Pemkot Mataram, M. Kasim alias Cem menjalani rapid test di RSUD Kota Mataram,Selasa (14/4). Sejumlah 15 wartawan diambil sampel darah untuk memastikan aman atau tidak terpapar Coronavirus Disease. (Global FM Lombok/ist)

Mataram (Global FM Lombok) – Sebanyak 15 wartawan bertugas di Pemkot Mataram menjalani rapid test. Pemeriksaan itu memastikan jurnalis sebagai garda terdepan dalam penyebaran informasi virus corona atau Covid-19 aman.

Pengambilan sampel darah dilakukan di tenda depan ruang instalasi gawat darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram. Satu persatu awak media diklarifikasi riyawat perjalanan serta kemungkinan kontak langsung dengan pasien positif terinfeksi virus Corona.

Wartawan MataramNews, Joko Puspita mengatakan, rapid test dinilai sangat bagus. Sebab, jurnalis memiliki resiko tinggi terpapar Covid-19. Para awak media menjadi garda depan menyampaikan informasi ke masyarakat tentang persebaran serta jumlah warga yang terpapar.

Baca Juga :
Terdampak Corona, 180 Perusahaan di NTB Rumahkan 11.000 Karyawan

“Saya kira ini bagus. Karena kita (wartawan,red) memiliki risiko tinggi terpapar Corona,”kata Joko, Selasa (14/4).

Dengan mobilitas tinggi serta interaksi intens dengan narasumber tidak menutup kemungkinan para jurnalis terjangkit. Beberapa kasus di daerah lain, rekan jurnalis positif terinfeksi virus Corona.

Ali Mas’hun, salah seorang jurnalis lainnya menambahkan, jurnalis memiliki peran penting dalam penyampaian informasi penyebaran Covid-19. Untuk memproduksi berita, mereka menjadi garda terdepan dan tidak pernah lelah menyampaikan informasi ke masyarakat.

Rapid tes dinilai sangat bagus untuk memastikan bahwa jurnalis bertugas di Kota Mataram aman atau terhindar dari penyebaran Covid-19.

“Wartawan memiliki peran menyampaikan informasi ke masyarakat. Mereka harus memastikan diri aman dari Covid-19,”tambahnya.

Baca Juga :
Sembako dari Pemprov NTB Siap Disalurkan, Kualitas Sembako Telah Diperiksa

Kasubag Humas RSUD Kota Mataram, Lalu Hardimun mengatakan, pemeriksaan 15 jurnalis bertugas di Pemkot Mataram berdasarkan instruksi Walikota Mataram,H.Ahyar Abduh.

Walikota sebut Hardimun, ingin memastikan jurnalis juga terhindar dari virus Corona, karena diketahui, mobilitas serta komunikasinya tidak terbatas. “Rapid test ke  teman – teman jurnalis bertugas di Kota Mataram berdasarkan permintaan Pak Wali,”kata Hardimun. (cem)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

2 Komentar

  1. Terdampak Corona, 180 Perusahaan di NTB Rumahkan 11.000 Karyawan | Global FM Lombok15 April 2020, 08:39 at 8:39 am

    […] By: Global FMOn: 15 April 2020, 00:02 Terdampak Corona, 180 Perusahaan di NTB Rumahkan 11.000 KaryawanReviewed by Global FMonWednesday, April 15th, 2020.This Is Article AboutTerdampak Corona, 180 Perusahaan di NTB Rumahkan 11.000 KaryawanMataram (Global FM Lombok) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB mencatat sampai saat ini sebanyak 11.000 pekerja di NTB telah dirumahkan. Hal tersebut merupakan dampak dari penyebaran virus corona atau Covid-19 di daerah ini. Kepala Disnakertrans NTB, Dr. M. Agus Patria, menerangkan angka tersebut berdasarkan laporan yang diterima pihaknya dari 180 perusahaan yang […]PrevNext […]

  2. Sembako dari Pemprov NTB Siap Disalurkan, Kualitas Sembako Telah Diperiksa | Global FM Lombok15 April 2020, 08:34 at 8:34 am

    […] Baca Juga : Jadi Garda Terdepan Pemberi Informasi Corona, Wartawan Kota Mataram Jalani Rapid Test […]

Leave a Reply