Hujan Deras, Jalur Pusuk Sembalun Kembali Longsor dan Pohon Tumbang

TNI, Polri bersama masyarakat memotong batang pohon yang tumbang di jalur Pusuk Sembalun ( foto ; Humas Korem 162/WB)

Selong (Global FM Lombok) – Hujan deras disertai angin sejak sore hari kembali menimpa wilayah Kecamatan Sembalun Lombok Timur dan sekitarnya. Peristiwa ini mengakibatkan tanah longsor dan pohon tumbang di Pusuk Sembalun, Sabtu (15/2).

Tanah longsor dan pohon tumbang di jalan utama penghubung Kecamatan Suela dan Kecamatan Sembalun tersebut langsung direspon pihak Koramil 1615-10/Sembalun bersama anggota Polsek Sembalun dan masyarakat setempat.

Menurut keterangan Danramil Sembalun Lettu Inf Abdul Wahab melalui rilis yang diterima Global FM Lombok, hujan deras sejak sore mengakibatkan tanah longsor dan pohon tumbang sehingga mengganggu lalu lintas kendaraan melalui jalan tersebut sepanjang tiga kilo meter.

Namun, pihaknya bersama anggota Polsek dan masyarakat langsung melakukan upaya pemotongan dan membersihkan pohon yang tumbang sehingga akses jalan bisa dilewati kendaraan.

Terkait dengan tanah longsor yang terbawa arus air hujan, kata Wahab akan dikerjakan pada Minggu (16/02) ini  bersama masyarakat mengingat kondisi tidak memungkinkan karena gelap dan malam.

Terpisah, Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.IP., saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. Selain itu, Dandim juga memberikan apresiasi atas kekompakan pihaknya bersama anggota Polsek dan masyarakat setempat dalam menyikapi kondisi tersebut dengan mengambil langkah tanggap darurat memotong kayu yang tumbang untuk mempermudah akses jalan penghubung.

Berdasarakan laporan Danramil, lanjut Dandim, sampai saat ini di sekitar lokasi sudah ada empat kali terjadi tanah longsor dan pohon tumbang. “Karena struktur tanahnya yang labil dan berpotensi tanah longsor sehingga begitu hujan deras, tanah yang labil tadi tergerus air hujan, Ini mungkin menjadi atensi kita bersama untuk mengambil langkah preventif kedepan,” terang Dandim.

Selain itu, mantan Danyonif 742/SWY tersebut juga mengingatkan personelnya yang berdinas di wilayah tersebut maupun masyarakat setempat untuk tetap waspada dan berhati-hati jika keluar rumah atau berpergian.

“Jika sudah mulai gelap atau hujan sebaiknya jangan keluar rumah atau berhenti dan mencari tempat yang aman untuk berteduh,” imbuh Donny sapaan akrab Dandim.

Donny juga mengimbau agar tetap menjaga kebersihan lingkungan maupun saluran irigasi untuk meminimalisasi dampak akibat hujan, mengingat curah hujan beberapa hari terakhir maupun kedepan akan masih terus terjadi.(ris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

1 Komentar

  1. Frekuensi Gempa di NTB Menurun | Global FM Lombok29 February 2020, 10:06 at 10:06 am

    […] Baca Juga : Hujan Deras, Jalur Pusuk Sembalun Kembali Longsor dan Pohon Tumbang […]

Leave a Reply