Tradisi Belancaran Masyarakat Pesisir Selatan Lombok Ramaikan Event Bau Nyale

Salah satu perahu atau sampan nelayan yang dihias untuk mengikuti agenda belancaran. (Global FM Lombok/ist)

Praya (Global FM Lombok) – Ada banyak rangkaian acara untuk menyambut dan memeriahkan Festival Pesona Bau Nyale 2020 ini, salah satunya adalah agenda belancaran. Kegiatan ini menjadi salah satu tradisi yang lahir di masyarakat pesisir selatan Lombok Tengah (Loteng). Saat ini tradisi tersebut dirawat melalui event perlombaan untuk memeriahkan Pesona Bau Nyale yang puncaknya digelar tanggal 14 – 15 Februari 2020.

“Adapun acara belancaran ini akan digelar tanggal 12 Februari nanti di sekitar Pantai Kuta,” kata Kepala Dinas Kalautan dan Perikanan Kabupaten Loteng, Muhammad Kamrin kepada Global FM Lombok, Senin (10/2).

Ia mengatakan, tradisi belancaran ini awalnya digelar oleh masyarakat sebagai ungkapan rasa syukur atas karunia rizki dari hasil laut. Masyarakat nelayan akan menaiki sampan yang sudah dihias dan berkeliling pantai secara beramai ramai.

Baca Juga : Siap Siap, Event Bau Nyale Tahun Ini Dipindah ke Pantai Tanjung Aan

Secara teknis, pada tanggal 12 Februari nanti peserta belancaran akan start dan finish di Pantai Senek dengan rute Pantai Nyani, Pantai Seger, kawasan Novotel, dan kembali ke Pantai Senek.

Sampai dengan tanggal 9 Februari kemarin, jumlah sampan yang sudah mendaftar di acara ini sebanyak 90 sampan. Mereka akan menghias sampannya dengan aneka pernak pernik dan hasil bumi agar terlihat menarik. Panitia telah menyiapkan hadiah untuk para pemenang dari juara I hingga juara harapan III.

” Itu nanti ada atraksi dari para peserta sambil baca-baca tembang. Itu menjadi salah satu item yang dinilai oleh juri. Membaca tembang sambil belancaran itu menjadi bagian dari tradisi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga : Lokasi Puncak Event ‘’Bau Nyale’’ Digeser ke Tanjung A’an

Selain di wilayah Kuta, acara belancaran juga akan digelar oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Loteng di wilayah Pantai Awang dan sekitarnya. Namun agenda di Pantai Awang ini akan digelar setelah event Bau Nyale. ” Agenda belancaran ini dilegar di dua tempat agar tidak terfokus di satu titik saja,” ujarnya.

Selain belancaran, Dinas Kalautan dan Perikanan juga menggelar acara lomba masak ikan dalam rangka memeriahkan Festival Pesona Bau Nyale ini,” Acaranya juga tanggal 12 Februari. Itu kita kerjasama dengan Forikan Loteng,” tutupnya.(ris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply