Rekanan Proyek Air Mancur Terancam Sanksi

Proyek taman air mancur di lapangan Muhajirin Praya, Loteng, yang rekanannya terancam kena denda karena keterlambatan pengerjaan. (Global FM Lombok/kir)

Praya (Global FM Lombok) – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Lombok Tengah (Loteng) memastikan proyek air mancur yang ada di lapangan Muhajirin Praya, harus selesai akhir bulan ini juga. Sesuai dengan kontrak kerja yang sudah disepakati. Jika pihak rekanan tidak bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, maka Disperkim Loteng tidak akan ragu memberikan sanksi.


Kepala Disperkim Loteng, Lalu Firman Wijaya, S.T., kepada Suara NTB, Jumat, 20 Desember 2019 mengatakan, pihaknya sudah mengingatkan pihak rekanan proyek air mancur tersebut agar menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Karena tidak ada perpanjangan waktu. Kecuali kalau ada kejadian luar biasa.
Dengan kata lain, kalau proyek tidak selesai sesuai kontrak maka sanksi tegas akan dijatuhkan. “Proyek ini harus selesai tepat waktu sesuai kontrak yang ada. Kalau tidak selesai, kita denda sesuai ketentuan yang ada,” timpalnya.

Dari laporan pihak rekanan, pengerjaan proyek senilai lebih hampir Rp3 miliar tersebut sudah mencapai 80 persen. Semua peralatan penting sudah terpasang. Tinggal penyelesaian akhir bangunan pendukung saja. sehingga pihak rekanan optimis pengerjaan proyek tersebut bisa selesai tepat waktu. “Waktu pengerjaan memang sudah mepet. Tapi melihat capaian pekerjaan sampai sejauh ini, rekanan optimis proyek ini selesai tepat waktu,” ujarnya.

Awalnya, proyek tersebut diharapkan sudah bisa diresmikan pada perayaan HUT Loteng tanggal 15 Oktober lalu. Tapi karena terkendala penyelesaian tender, pengerjaan proyek menjadi terlambat dari rencana awal. Sehingga target sekarang pada malam tahun baru, air mancur tersebut paling tidak sudah bisa diuji coba.


Pembangunan air mancur sendiri diharapkan bisa menjadi daya tarik bagi masyarakat yang berkunjung ke Ruang Terbuka Hijau (RTH) Muhajirin. Di mana RTH Muhajirin sendiri diharapkan bisa menjadi pusat keramaian di Kota Praya. Sekaligus bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Loteng.

“Dengan adanya air mancur ini, masyarakat akan semakin banyak datang ke RTH Muhajirin. Kalau orang sudah banyak yang datang, maka bisa memancing tumbuhnya kegiatan usaha. Dengan tumbuhnya kegiatan usaha tersebut, tentunya bisa memacu tumbuh ekonomi masyarakat,” pungkas Firman. (kir)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply