judul gambar

Cuaca Buruk Meluas, Ratusan Rumah Rusak, 2.820 Jiwa Terdampak

Rumah di Praya Barat Lombok Tengah rata dengan tanah akibat diterjang puting beliung. (Global FM Lombok/pusadalops)

Mataram (Global FM Lombok) – Cuaca buruk  yang melanda NTB dampaknya semakin meluas. Angin Kamis, 19 Desember 2019, menyebabkan puluhan rumah di Lombok Tengah dan Lombok Timur rusak. Hingga berita ini ditulis  Jumat, 20 Desember 2019,  tercatat rumah rusak mencapai ratusan unit.

judul gambar

Sekitar Pukul 16.30 WITA, cuaca buruk di Kecamatan Kopang mengakibatkan hujan deras disertai angin kencang. Laporan dari Pusdalops BPBD Lombok Tengah, situasi itu membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah karena ketakutan. Dalam kondisi hujan deras, warga panik menyelamatkan diri. Sekitar satu jam kemudian, hujan reda, warga menyaksikan belasan rumah berantakan setelah dihantam angin  kencang.

Anggota TNI dari Koramil 1620 -03 Kopang bersama Kepala Desa dan warga turun membantu mengevakuasi warga.  Terdata, rumah yang rusak berat hingga rusak ringan mencapai 14 unit. Tersebar di Dusun Desa Montong Gamang. “Rata rata kerusakan berupa atap rumah yang terlepas, sebagian rumah ada yang roboh,” kata Kasi Kedaruratan pada Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD NTB Ibrahim Kurniawan kepada Global FM Lombok, Jumat siang.

Hari yang sama, rumah rusak akibat pohon tumbang diterpa angin kencang. Kejadian ini mengakibatkan rumah warga di Dusun Dayen Peken Desa Penujak Kecamatan Praya Barat rusak tertimpa pohon.

Laporan juga diterima dari Pusdalops BPBD Lombok Timur.  Cuaca ekstrem disertai hujan dan angin kencang pukul 16.00  hingga 17.00 Wita mengakibatkan rumah rusak di tiga kecamatan.

Rumah terdampak di Kecamatan Terara, Kecamatan Sikur, dan Kecamatan Montong Gading. Di Kecamatan Terara, enam rumah dan satu sekolah rusak di Desa Rarang dan Desa Jenggik, termasuk di Desa Sukadana.

Kecamatan   Sikur, rumah dan tempat ibadah rusak di Desa Montong Baan, satu unit rumah rusak ringan, dua unit rusak sedang dan enam unit rumah rusak berat, termasuk sebuah musala. Total 16 jiwa terdampak di desa ini.

Sementara di  Kecamatan Montong Gading,  Desa Montong Betok, angin kencang menyebabkan pohon tumbang.

Sebelumnya, BPBD Kabupaten Dompu juga melaporkan bencana yang sama sekitar Pukul 15.00 Wita. Kejadian dua unit rumah  di Kecamatan Woja rusak. Kejadian juga menimpa di dua dusun di Desa Dorebara 47 unit rumah rusak. Serta Dusun Dorebara Utara 7 rumah rusak. Kejadian tersebut masih laporan sementara, karena diperkirakan masih ada rumah rusak yang belum terdata.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD NTB H. Ahsanul Khalik dikonfirmasi Jumat sore menyebut, ada ratusan rumah rusak sesuai update hingga siang kemarin.

Rinciannya, 173 rumah rusak berat, 215 rumah rusak sedang, 319 rumah rusak ringan. Masing masing satu unit fasilitas umum dan puskesmas rusak, tujuh sekolah rusak dan lima tempat ibadah juga rusak.

Sebaran kejadian di Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, KSB, Sumbawa, Dompu dan Bima. Kerusakan ini dipicu  beragam bencana, seperti banjir, tanah longsor, dominan dipicu angin puting beliung.

Sementara warga terdampak mencapai 2.820 jiwa. Dari jumlah ini, dua orang alami luka berat, 19 orang luka ringan. (ars)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply