Rusa Timor, Maskot NTB Yang Harus Tetap Dilestarikan

Rusa di sanctuary Gunung Tunak, Lombok Tengah (dok/globalfmlombok.com)

Mataram (Suara NTB) – PT Pertamina berkomitmen mendukung upaya pelestarian rusa timor (cervus timorensis) agar populasi fauna yang menjadi maskot Provinsi Nusa Tenggara Barat tersebut terus bertambah dan tidak mengalami kepunahan.

“Pertamina berkomitmen dengan segala bentuk kegiatan pelestarian alam. Sesuai dengan tagline BUMN Hadir Untuk Negeri, Pertamina terus ‘move on’ melakukan terobosan-terobosan program pelestarian lingkungan yang bekelanjutan,” kata Wakil Integrated Terminal Ampenan, Bagus Kadek Adhiyasa, di sela pelepasan delapan ekor rusa timor, di Taman Wisata Alam Gunung Tunak, Desa Mertak, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu,  (15/12).

Pelepasan delapan ekor rusa timor yang terdiri atas dua ekor jantan dan enam betina tersebut dihadiri juga oleh Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTB, Ari Subiantoro, dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan NTB, Syarwan.

Bagus mengatakan rusa timor adalah hewan endemik (asli) Indonesia. Namun sejak 2008, keberadaan rusa timor termasuk dalam kategori rentan (vulnerable). Hal itu disebabkan karena banyaknya perburuan dan kehilangan habitat.

Kondisi tersebut berdasarkan data organisasi internasional yang didedikasikan untuk konservasi sumber daya alam (International Union for Conservation of Nature/IUCN).

Oleh sebab itu, Pertamina mendukung berbagai upaya dalam pelestarian alam. Salah satunya adalah dengan program penangkaran rusa timor yang kemudian akan dilepaskan.

“Harapannya tetap menjaga populasi rusa timor yang merupakan ikon dari NTB ini. Jangan sampai anak cucu kita kelak hanya tau rusa timor sebagai ikon saja, tanpa tau wujud aslinya,” ujar Bagus.

Integrated Fuel Terminal Ampenan, menurutnya turut memelihara beberapa ekor rusa timor dengan menyediakan anggaran dan tenaga khusus. Dalam masa pemeliharaan, rusa tersebut berkembang biak.

Pertamina kemudian menjalin kerja sama dengan BKSDA NTB untuk melepas rusa-rusa yang telah terpelihara dengan tujuan supaya bisa melestarikan populasi di alam liar atau habitat asli.

Pada tahun-tahun sebelumnya, lanjut Bagus, pihaknya hanya fokus pada pelestarian rusa timor saja. Ke depannya Pertamina juga akan senantiasa peduli dengan pelestarian lingkungan dan terus “move on” untuk melahirkan produk-produk yang ramah lingkungan, serta memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Dalam hal ini, Pertamina melihat peluang ekonomi yang cukup bagus terhadap masyarakat sekitar penangkaran di TWA Gunung Tunak.  Sehingga Pertamina mencoba menggali peluang ekonomi warga di sekitar supaya lebih produktif.

Salah satu contohnya dengan menghasilkan sedotan ramah lingkungan yang terbuat dari bambu. Sehingga ke depan, Pertamina bukan saja berkomitmen terhadap pelestarian rusa, melainkan juga berkomitmen membangun daya ekonomi warga sekitar.(bul)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply