Rapat Pleno KPU Lombok Tengah Ricuh, Lima Orang Diamankan

Arapat keamanan menghalau massa yang anarkis

Praya (Global FM Lombok)-  Agenda rapat pleno terbuka KPU Kabupaten Lombok Tengah berakhir dengan ricuh. Sekelompok massa yang melakukan aksi unjuk rasa melempar bom molotov di sekitar lokasi perhitungan suara di eks Kantor DPRD Lombok Tengah pada Rabu (8/6) malam kemarin. Sebanyak lima orang diamankan oleh aparat kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Dari lima orang tersebut,  tiga diantaranya berasal dari Kecamatan Praya Timur dan dua lainnya dari Kecamatan Pujut.

Hal itu dikatakan Kapolres Lombok Tengah,  AKBP Budi Santoso,  Kamis (9/5) di sela- sela rapat pleno rakapitulasi suara. Penyebab kericuhan yang terjadi karena massa pendukung salah satu calon legislatif menuding terjadinya pengurangan suara dan meminta KPU membuka plano C1. Namun,  hal itu tidak bisa dilakukan lantaran pleno diskors karena tidak kuorum. Ratusan massa kemudian melempar bom molotov dan menyebabkan tiga orang aparat kepolisian mengalami luka-luka.

“Lima orang diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.  Kemudian diamankan  kendaraan roda empat,  roda tiga, pecahan batu, sisa bekas botol molotov. Anggota yang terluka ada tiga, pak kasat sabhara kena pelipisnya, dua anggota kena lemparan batu”,katanya.

Dia mengatakan bahwa ada kemungkinan pihaknya memanggil saksi lain agar kasus kericuhan ini segera tuntas. Pasca kericuhan tersebut,  aparat kepolisian menambah jumlah personil yang melakukan pengamanan menjadi 350 personil dari jumlah sebelumnya yakni 300 orang personil. Personil tersebut adalah tambahan dari Polda  NTB.  Selain itu,  aparat TNI juga ditambah menjadi 175 personil dari jumlah sebelumnya sebanyak 60 personil. (dha) –

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply