Hilang Melaut Selama Seminggu, Satu Keluarga Nelayan Bima Ditemukan di NTT

Tiga nelayan ditemukan (Foto: SAR Mataram)

Mataram (Global FM Lombok)- Satu keluarga nelayan yang dilaporkan hilang di perairan pantai Papa Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima akhirnya ditemukan selamat di wilayah Gili Lawa, Provinsi NTT. Satu keluarga yang terdiri tiga orang tersebut sebelumnya dilaporkan hilang selama enam hari di laut saat mencari ikan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram I Nyoman Sidakarya, kepada wartawan Kamis(21/3) pagi mengatakan, informasi penemuan tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram dari salah satu anggota pos Taman Nasional Komodo pada Rabu (20/3) dini hari.

“Bapak Ardi Darlan menginformasikan bahwa kapal wisata KM Master Aldo berhasil menemukan tiga orang nelayan dan dievakuasi menuju Pos Taman Nasional Komodo yang berada di Gili Lawa. Tiga orang nelayan yang merupakan satu keluarga ini dalam kondisi selamat semua”, kata I Nyoman Sidakarya, Kamis(21/3).

Pos SAR Labuan Bajo bersama unsur terkait diberangkatan ke Gili Lawa untuk mengevakuasi para korban, Rabu (20/3) kemarin. Seluruh korban dievakuasi dan tiba di Labuan Bajo pada siang harinya, selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga dan perwakilan pemkab Bima yang berada disana.

Beralamat di Desa Rato, Kecamatan Lambu, Kabuapten Bima, Arif Rahman dan istrinya Satiara serta anaknya Sarifudin yang berusia 15 tahun dikabarkan pergi melaut mencari ikan sejak hari Rabu tanggal 13 Maret lalu. Namun baru dilaporkan hilang pada hari Jumat tanggal 15 Maret.

“Personil kami yang bertugas di Pos Pencarian dan Pertolongan Bima telah melakukan pencarian sejak laporan diterima dari bapak Ikbal anggota Tagana Kabupaten Bima bersama dengan TNI, kepolisian, Orari,Tagana, keluarga korban, masyarakat setempat dan unsur terkait lainnya. Memasuki hari ke enam pencarian, seluruh korban akhirnya dievakuasi dengan selamat dan operasi SAR kami tutup”, imbuhnya. (ris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply