Butuh Rp 6 Triliun untuk Perbaiki Ratusan Ribu Rumah Korban Gempa di NTB

Rumah hancur akibat gempa Lombok

Mataram (Global FM Lombok)- Jumlah rumah rusak akibat gempa bumi yang terjadi sejak akhir Juli lalu mencapai 216 ribu unit dan terbanyak di Kabupaten Lombok Utara sebanyak 60 persen. Berdasarkan perhitungan yang sudah dilakukan, kebutuhan anggaran untuk memperbaiki ratusan ribu rumah tersebut yaitu sebesar Rp 6 triliun.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, H. Mohammad Rum kepada Gobal FM Lombok di Mataram. Ia mengatakan, jumlah bantuan dana stimulan tahap awal yang diberikan pemerintah pusat sebesar Rp 1,5 triliun yang disebar untuk memperbaiki 56 ribu unit rumah. Namun, sebagian rumah rusak berat baru mendapatkan 50 persen saja. Direncanakan, akhir tahun ini bantuan dana akan kembali diberikan pemerintah pusat sebesar Rp 1,15 triliun.

“Jatah rumah yang rusak berat itu kan 50 juta, namun tahap pertama kemarin masih diberikan 25 juta. Oleh karena itu, untuk mempercepat rampungnya rumah itu, maka akan digenapkan kepada mereka dulu. Mungkin ketika ada sisa dari 1,15 triliun itu akan ditambah kepada KK yang baru,” kata Mohammad Rum

Bantuan ini kata Rum, akan difokuskan untuk rumah rusak berat yang sudah mendapatkan 50 persen dana stimulan. Jumlah rumah rusak berat yang sudah mendapatkan bantuan yaitu sebanyak 37 ribu unit. Sementara berdasarkan data yang ada, jumlah rumah rusak berat yaitu mencapai 75 ribu unit dan sebanyak 44 ribu unit berada di Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Rum memastikan, adanya bencana tsunami yang terjadi di Selat Sunda tidak akan memperlambat bantuan kepada korban gempa di Lombok – Sumbawa. Saat ini, jumlah rumah korban gempa dalam tahap pembangunan mencapai tiga ribu unit. Sementara yang sudah siap ditempati sebanyak 224 unit rumah.(azm)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply