Tujuh Hari Hilang, Tujuh ABK KM Multi Prima I Belum Juga Ditemukan

SAR Mataram saat pencarian di tengah laut

Mataram ( Global FM Lombok)- Setelah proses pencarian selama tujuh hari, kapal kargo KM Multi Prima I yang tenggelam pada Kamis, 22 November lalu di sekitar Pulau Kapoposang Bali perairan utara Sumbawa hingga kini belum ditemukan. Tim SAR Mataram dengan menggunakan Rescue Boat 220 melakukan pencarian di wilayah selatan Pulau Kapoposang, mengingat arus alut mengarah kesana.

Kepala Kantor SAR Mataram I Nyoman Sidakarya Rabu (28/11) sore mengatakan, sesuai dengan SOP, jika pencarian dalam tujuh hari tak membuahkan hasil, SAR akan melanjutkan pencarian hingga tiga hari kedepan atau sampai tanggal 1 Desember nanti. SAR juga sudah mengeluarkan imbauan agar kapal nelayan dan kapal dengan rute perairan utara Sumbawa ikut memantau kondisi di laut.

“Terkait dnegan hasil pencarian hingga sore ini, masih nihil ya. Untuk RB (rescue boat) masih di lokasi untuk melakukan pencarian. Sesuai dnegan SOP proses pencarian selama tujuh hari, kalau tidak ada tanda-tanda di temukan akan dilanjutkan selama tiga hari lagi, dan kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pencarian bersama potensi yang ada di lapangan seperti kapal-kapal nelayan,” kata I Nyoman Sidakarya, Rabu (28/11) sore.

Pencarian selama ini dilakukan dari pagi hingga malam hari. Tim SAR akan lego jangkar di tengah laut saat mereka istirahat di malam hari. Selain SAR Mataram, tim SAR Makassar juga membantu pencarian ABK yang masih hilang tersebut.

Kapal kargo Multi Prima I dengan rute Surabaya – Waingapu, NTT itu  tenggelam karena tingginya gelombang di sekitar perairan utara Sumbawa. Sebelumnya, operasi SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi tujuh orang ABK dalam keadaan selamat dari total 14 ABK di kapal tersebut pada tanggal 22 November lalu. Sementara tujuh ABK lainnya masih dalam proses pencarian hingga kini. (ris)-

 

 

 

 

 

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply