400 Insinyur Siap Dampingi Pembangunan Rumah Tahan Gempa

Dampak gempa Lombok

Mataram (Global FM Lombok)-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menerjunkan sebanyak 400 insinyur ke NTB untuk mendampingi masyarakat membangun rumah tahan gempa. Selain itu sebanyak 1.200 warga dilatih untuk membangun Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA).

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, seribuan warga tersebut telah dilatih terkait dengan teknis bangunan rumah tahan gempa sejak Sabtu (1/9) lalu  untuk selanjutnya disebar ke Lombok dan Sumbawa. Rumah yang dibangun dengan dana bantuan Rp 50 juta per unit itu haruslah lebih baik agar tahan terhadap gempa.

“Kami mempunyai kewajiban untuk membimbing mereka membangun rumah yang tahan gempa, salah satunya dengan RISHA. Untuk itu kami sudah mendatangkan insinyur-insinyur muda PU, mereka CPNS namun sudah diterima di PU tahun 2017. Sekarang sudah datang disini. Pelatihan bersama masyarakat membangun RISHA, baru setelah itu kita sebar,” kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono

RISHA merupakan salah satu teknologi untuk rumah tahan gempa yang sudah teruji. Namun, jika kemungkinan ada teknologi atau model rumah tahan gempa yang lain, Kementerian PUPR minta disampaikan. Sehingga bisa diverifikasi secara teknis agar masyarakat membangun perumahan lebih baik lagi.

Ia mengatakan sebanyak 125 ribu unit rumah yang akan diverifikasi. Dari jumlah tersebut, baru 32 ribu unit yang sudah terverifikasi. Dengan rincian  11 ribu rusak ringan, 3.500 rusak sedang dan 17 ribu rusak berat. Angka ini akan terus berubah karena proses verifikasi  terus berjalan.

Untuk pembangunan rumah warga yang rusak, pemerintah menargetkan harus tuntas selama enam bulan atau Maret 2019. Sedangkan sarana dan prasarana publik seperti sekolah, rumah sakit, puskesmas, rumah ibadah, pasar dan lainnya harus tuntas Desember 2019.

Dijelaskan, pembangunan sarana dan prasarana publik dilakukan secara kontraktual. Dilaksanakan oleh BUMN Karya. Sedangkan untuk pembangunan perumahan dilakukan secara swakelola dengan bimbingan teknis Kementerian PUPR.(ris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply