Masa Pemulihan Pasca-Gempa, Bantuan Logistik Dari Donatur Mulai Berkurang

Pengungsi gempa Lombok

Mataram (Global FM Lombok)- Pada masa transisi pemulihan pascabencana gempa bumi di Lombok dan Sumbawa, persediaan logistik di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB sudah hampir habis. Karena sejak tujuh hari terakhir, sumbangan logistik dari para donatur sudah tidak ada lagi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD NTB, Agung Pramuja kepada Global FM Lombok Kamis (30/8) di Mataram. Ia mengatakan, logistik yang dibutuhkan saat ini seperti mie instan, beras, sadren dan makanan lainnya. Kebutuhan logistik untuk para korban gempa tetap akan dibutuhkan, karena tidak saja diminta pada masa tanggap darurat, melainkan pada masa transisi pemulihan selama empat bulan kedepan. Laporan yang diterima dari BPBD kabupaten kota, bahwa logistik yang tersedia di masing-masing gudang saat ini hanya mencukupi untuk dua hari kedepan.

“Kondisi logistik pada masa peralihan dari status tanggap darurat ke transisi menuju pemulihan ini yang sehari-hari ini terhitung hampir tujuh hari kami belum menerima sumbangan dari donator lagi. Jadi yang setiap hari keluar saja. Logistik itu bukan terbatas pada masa tanggap darurat saja. Justru yang memungkinkan lebih panjang waktunya pada status transisi menuju pemulihan,”ujarnya

Ditambahkan Agung, BPBD NTB masih tetap membuka kesempatan kepada semua donator untuk menyalurkan bantuan kepada korban gempa bumi di NTB, terutama logistik. Karena jumlah pengungsi di tujuh kabupaten kota di Provinsi NTB saat ini hampir 400 ribu orang. Dengan persediaan yang sudah mulai berkurang, BPBD NTB tidak bisa menyalurkan bantuan dalam jumlah besar terutama untuk beras dan kebutuhan pokok lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H. Ahsanul Khalik menjamin ketersediaan kebutuhan pokok para korban gempa. Karena di NTB sudah ada sekitar 20 orang tim dari Kementerian yang akan memantau kebutuhan para pengungsi. Sehingga jika ada kekurangan maka akan langsung disiapkan.(azm)-

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply