Sejumlah Bangunan Rusak, Lereng Rinjani Longsor

Dampak gempa Lombok

Mataram (Suara NTB) – Dampak dua kali gempa susulan Minggu (19/8), menyebabkan longsor di beberapa titik lereng Gunung Rinjani. Bukit yang mengelilingi Kecamatan Sembalun, Lombok Timur itu terpantau debu mengepul di beberapa titik akibat  longsor.

Informasi diperoleh Suara NTB, longsor terjadi di Bukit Pegangsingan dan Bukit Anak Dara Kecamatan Sembalun. Material batu-batu dari bagian atas gunung longsor turun lereng sehingga menimbulkan debu di sekitar lereng Gunung Rinjani.

Kepala BPBD NTB, Ir . H Mohammad Rum menjelaskan, sejauh ini tidak ada korban jiwa. “Karena Taman Nasional Gunung Rinjani sampai saat ini masih ditutup. Tidak ada aktivitas masyarakat dan wisatawan di di sana,” jelasnya. Kendati demikian, petugas dari TNGR dan SAR akan melakukan penyisiran setelah gempa selesai.

Sementara ini pihaknya  bersama TNI, Polri, Basarnas, Tagana, SKPD, PMI, relawan lainnya masih melakukan pemantauan dampak gempa. Informasi sementara berdasarkan laporan Babinsa, beberapa kerusakan rumah dan bangunan di Desa Korleko Selatan. Menara Masjid Babussalam Dusun Lembak Daya Kecamatan Sembalun juga rusak.  Dua  kios depan kantor Desa Madayin roboh. Rumah masyarakat yang sebelumnya masih tegak namun rusak, akhirnya roboh akibat gempa 6,5 SR.

“Laporan detailnya akan disampaikan  jika telah menerima laporan di lapangan,” jelasnya.

Masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah atau tenda pengungsian di Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Barat.

Diinformasikan, guncangan paling keras dirasakan di Lombok Timur. Masyarakat di Sembalun   yang sedang bekerja di kebun dan berkendara motor di jalan, berlarian mencari tempat aman. Mereka meninggalkan kebun dan sepeda motornya kemudian berkumpul di tempat aman.

Posko BNPB telah melakukan analisis dan konfirmasi dampak gempa Lombok ke BPBD. Guncangan gempa dirasakan keras selama 4 sampai 8 detik dirasakan di Kabupaten Lombok Timur, Lombok Utara, Lombok Barat dan Lombok Tengah. Guncangan sedang selama 4-6 detik dirasakan di Kota Mataram, Kota Denpasar, Jembrana, Karangasem, Badung, Gianyar, Bangli, Tabanan, Klungkung dan Buleleng.

Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa.  Namun demikian, masyarakat bertambah trauma dengan gempa-gempa susulan, apalagi gempa yang dirasakan cukup keras. (ars)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply