Menjaga Populasi Ternak Akibat Gempa, Pemerintah Pusat Kirimkan Bantuan Pakan Ternak

Ternak Sapi

Mataram (Global FM Lombok)- Untuk mendukung perkembangan populasi ternak di Provinsi NTB, Kementerian Pertanian RI menyalurkan bantuan 20 ton pakan ternak. Bantuan ini akan didistribusikan kepada kelompok ternak yang terdampak bencana gempa bumi.

Hal itu dikatakan Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Iskandar Zulkarnaen kepada Global FM Lombok Selasa (14/8) di Mataram. Ia mengatakan, pemberian bantuan pakan ternak ini diharapkan bisa membantu para peternak. Dimana, Provinsi NTB dikenal dengan hasil ternak yang melimpah terutama sapi. Pakan ternak yang diberikan yaitu pucuk tebu yang sudah diawetkan dan dipastikan memiliki kandungan vitamin yang lebih tinggi.

“Jadi ternak itu mungkin satu-satunya kekayaan yang dimiliki setelah rumahnya roboh, mobilnya tertindih. Nah, ternak-ternak ini lah yang harus diselamatkan. Karena itu dari Kementan (Kementerian Pertanian) sudah memberikan 20 ton pucuk tebu yang sudah diawetkan dan bervitamin. Itu diberikan kepada kelompok-kelompok tani yang ada di KLU dan yang ada di Lombok Timur,”ujarnya

Pendistribusian bantuan pakan ternak ini akan difokuskan untuk Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara. Sementara terkait dengan jumlah ternak yang terdampak, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB masih menggelar rapat koordinasi dengan semua UPT yang ada di masing-masing daerah. Jumlah  kelompok ternak di dua kabupaten tersebut yaitu sekitar 100 kelompok. Sementara jumlah bantuan yang diberikan dimasing-masing kelompok tergantung dengan jumlah populasi ternak yang ada. Dalam 100 ekor populasi ternak, Pemprov NTB memberikan 1,5 ton pakan.

Diterangkan Iskandar, bantuan pakan ternak ini akan diberikan secara berkelanjutan. Bantuan yang ada saat ini baru tahap pertama, dan diperkirakan pecan ini bantuan tahap kedua akan segera dikirimkan.(azm)-

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply