Korban Gempa Bertambah, Dalam Sehari RSUP NTB Lakukan 27 Tindakan Operasi

Ruang perawatan di luar gedung RSUP NTB

Mataram (Global FM Lombok)- Hingga Rabu (8/8) pagi, jumlah korban gempa bumi yang dirujuk ke RSUP NTB sebanyak 270 korban. Dari jumlah tersebut didominasi oleh korban yang patah tulang akibat terkena reruntuhan bangunan. Dimana, dalam sehari jumlah korban yang dioperasi yaitu mencapai 27 korban.

Hal itu dikatakan Direktur RSUP NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri kepad Global FM Lombok Rabu (8/8) di Mataram. Ia mengatakan, selain patah tulang, yang paling mendominasi pasien korban gempa bumi yaitu cedera kepala. Hingga saat ini, tim medis dari luar daerah sudah mulai banyak yang datang ke RSUP NTB untuk membantu dalam hal perawatan.  Jumlah tim medis dari luar yang sudah membantu perawatan sebanyak 42 orang.

“ Sebagian besar yang dirujuk ke sini adalah pasien dengan kreteria sedang sampai berat. Sebagian besar kasusnya adalah tulang, ortopedi, karena itu perlu tindakan operatif maupun perawatan. Ada juga kasus-kasus cedera kepala,” kata Lalu Hamzi Fikri. Rabu ( 8/8)

Adapaun para medis dari luar yang membantu perawatan yaitu, RSUD dr. Moewardi Surakarta, Universitas Hasanuddin (Unhas), tim medis Denpasar Bali, Malang dan sejumlah daerah lainnya. Para tim medis tersebut juga membawa alat-alat operasi. Saat ini jumlah ruang operasi yang bisa dioperasikan yaitu sebanyak 12 ruangan.

Sementara untuk obat-obatan, pihak RSUP NTB memastikan sudah tersedia. Namun, masyakarat diimbau untuk bisa mendonorkan darahnya, agar ketersediaan darah di RSUP NTB bisa tetap tersedia.(azm)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply