TGB : Jaga Keutuhan Bangsa, Ulama Harus Bersuara

Konferensi Ulama Internasional

Mataram (Global FM Lombok)- Menjelang tahun politik, ulama harus mengeluarkan pendapat tentang kondisi terkini. Karena jika hal tersebut tidak dilakukan maka dikhawatirkan sentimen agama digunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan menimbulkan risiko yang terlalu besar bagi negara. Selain itu, para ulama juga harus siap dengan risiko atas apa yang dilakukan.

Hal itu dikatakan Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi kepada wartawan usia membuka kegiatan Konferensi Internasional Moderasi Islam Jum’at (27/7) di islamic Center Mataram, NTB. Ia mengatakan, sebelumnya dirinya juga sudah menegaskan agar tidak menggunakan ayat-ayat perang dalam konteks kehidupan politik. Pernyataan ini diakuinya menimbulkan banyaknya bully yang mengarah padanya, namun harus dipertanggungjawabkan. Ditegaskanya, perbedaan yang ada merupakan sunatullah dan bukan menjadi alasan untuk saling membenci.  Selain itu, tugas tokoh agama yaitu menebarkan nilai kasih sayang dan kedamaian.

“Harus bersuara, tidak boleh diam apapun risikonya. Karena kalau tidak dan dibiarkan sentimen keagamaan digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab maka risikonya terlalu besar untuk bangsa kita. Kita harus bersuara. Apa yang saya sampaikan beberapa waktu lalu jangan menggunakan ayat-ayat perang dalam konteks kehidupan politik kita di Indonesia itu bagian dari suara. Dan saya mempertanggungjawabkan itu, dan saya ajak semua bersuara,”katanya

Ia meminta agar terus menyuarakan moderasi Islam untuk menjaga keutuhan bangsa. Karena jika mainstream bukan lagi moderasi Islam, maka keutuhan bangsa dikhawatirkan akan sulit untuk dijaga. Hal ini tidak saja masalah tahun politik 2019, melainkan masalah bangsa untuk masa yang akan datang.(azm)-

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply