Ini Alasan Parpol di NTB Tak Penuhi Batas Maksimal Pendaftaran Caleg

Ketua DPW PAN NTB H Muazzim Akbar

Mataram (Global FM Lombok)- Sebagian besar parpol di NTB tidak secara penuh mendaftarkan bakal calegnya ke KPU NTB dengan sejumlah alasan. Salah satunya yang paling menonjol adalah karena kekurangan caleg perempuan di daerah pemilihan (dapil) tertentu. Caleg perempuan memang harus terpenuhi sebanyak 30 persen di setiap dapil. Jika syarat kuota perempuan tersebut tidak terpenuhi, KPU tidak akan menerima pendaftaran caleg yang dilakukan oleh parpol.

Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) NTB H Muazzim Akbar kepada Global FM Lombok di Mataram, Kamis (19/7) mengatakan, pihaknya hanya mendaftarkan sebanyak 60 caleg di DPRD NTB dari jatah maksimal 65 caleg setiap parpol tingkat provinsi. Namun kekurangan caleg perempuan membuat PAN tidak mendaftarkan calegnya secara penuh di semua dapil.

Ia mengatakan, dari delapan dapil di NTB, dapil yang tak terpenuhi adalah dapil Lombok Tengah selatan, dapil Lombok Tengah Utara serta dapil Lombok Barat. Menurutnya, minat perempuan untuk terjun ke dunia politik di NTB memang sudah bagus, namun di daerah tertentu caleg perempuan masih tetap saja sulit.

“Sampai dengan hari ini, untuk PAN kita masih kekurangan caleg di tiga dapil. Dapil Lombok Tengah utara, dapil Lombok Tengah selatan serta dapil Lombok Barat. Untuk caleg laki-lakinya memang melebihi,” katanya.

Sebelumnya, anggota KPU NTB Suhardi Soud mengatakan, dari delapan dapil di legislatif Provinsi NTB, hanya tujuh parpol saja dari 16 parpol yang memiliki caleg secara penuh di seluruh dapil. Selebihnya parpol banyak yang tidak mengisi calegnya secara maksimal di dapil tertentu. Dari total 1.040 calon maksimal di seluruh dapil di NTB, KPU NTB hanya menerima pendaftaran 933 bakal calon legislatif.(ris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply